Inilah Proyek Pengaspalan Jalan Asal Main Leppuk yang Bikin Edy Rahmayadi Marah
Menurut informasi, proyek ini baru saja dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Sumut.
TRIBUN-MEDAN.COM - Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi marah besar mendengar kabar ada proyek infrastruktur jalan yang diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi.
Adapun proyek jalan yang menggunakan ABPD Sumut senilai Rp 24 miliar itu berada di Parsoburan (Kabupaten Toba)-Batas Labuhanbatu Utara (Labura).
Menurut informasi, proyek ini baru saja dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Sumut.
Baru saja dikerjakan, jalan kembali rusak. Dari foto yang ada, terlihat aspalnya mengelupas.
Kondisi jalan kupak-kapik, padahal anggaran yang digelontorkan tidak main-main.
"Enggak ada ampun soal yang begini. Rakyat kita ini yang penting," kata Edy Rahmayadi, Jumat (5/11/2021) lalu.
Baca juga: Edy Rahmayadi Ancam Sejumlah Pihak yang Coba Ganggu Proyek Bendungan Lau Simeme
Dia berterima kasih sudah menginformasikan adanya kejanggalan proyek tersebut.
Menurut Edy Rahmayadi, dia sendiri yang akan menindak anak buahnya, selaku pemegang proyek diduga asal-asalan tersebut.
"Kita tindak. Saya sampaikan terima kasih masukan ini," kata Edy Rahmayadi.
Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumut Bambang Pardede mengatakan proyek ini dikerjakan sejak 16 April 2021.
Proyek tersebut ditargetkan rampung selama 180 hari.
Bambang menyebutkan telah menurunkan tim uji ketik Laboratorium Dinas BMBK ke lapangan untuk mengecek base sebagai dudukan aspal, aspal, dan pelaksanaan drainase sekaligus mutu betonnya.
Dari hasil pemeriksaan uji petik ini, tim kemudian merekomendasikan sejumlah hal.
Baca juga: Edy Rahmayadi Akui 60 Persen Jalan di Sumut Rusak, Tapi Bilang Masih Untung Karena Hal Ini
Pertama perhitungan ulang kembali ketebalan karena belum sesuai dengan volume yang direncanakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/proyek-pengerjaan-jalan-provinsi-asal-jadi.jpg)