Breaking News:

Pandemi Covid-19 Melandai, Dinkes Karo Tetap Siagakan Ruang Isolasi Terpadu

Ruang isolasi terpadu yang disediakan Pemkab Karo berada di Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
TIM GTPP Covid-19 Kabupaten Karo melakukan desinfeksi di RSU Kabanjahe, Jalan Selamat Ketaren, Kabanjahe. 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Perkembangan penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Karo, tercatat kian melandai. Hal ini ditandai dengan semakin rendahnya kasus terkonfirmasi, selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Karo Arie O Lopiga, menjelaskan jika hingga saat ini pihaknya masih terus menyiagakan ruang isolasi terpadu meski pun kondisi penyebaran Covid-19 terus melandai. .

"Ya kita masih terus sediakan fasilitas ini, dan itu memang harus tetap ada. Selain fasilitas, di sana juga kita tempatkan tenaga kesehatan untuk selalu berjaga jika sewaktu-waktu ada pasien," ujar Arie, Jumat (12/11/2021).

Dikatakannya, untuk ruang isolasi terpadu yang disediakan Pemkab Karo berada di Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe. Untuk lokasi isolasi ini, memiliki sekitar puluhan tempat tidur yang disediakan sejak awal untuk merawat pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan.

Fasilitas ini merupakan bekas bangunan rumah sakit swasta yang kini disewa oleh pihak Pemkab Karo untuk penanganan Covid-19. Sesuai dengan peruntukannya, lokasi ini ditempati oleh masyarakat yang terpapar Covid-19 dengan tidak memiliki gejala atau gejala ringan.

Baca juga: Bupati Taput Nikson Nababan Serahkan Bantuan Kepada Pelaku UMKM Terdampak Pandemi

"Sekarang kan masih pandemi, jadi fasilitas ini merupakan hal yang harus ada sesuai dengan ketentuan yang ada. Kecuali kalau sudah endemi," katanya.

Sebagai informasi, total BOR di Kabupaten Karo sebanyak 178 unit tempat tidur. Seluruhnya tersebar di RSU Kabanjahe, RS Efarina Berastagi, RS Amanda Berastagi, lokasi isolasi terpadu, dan Puskesmas Kecamatan Merek.

Berdasarkan catatan yang didapat dari Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, untuk kasus terkonfirmasi secara akumulatif hingga Rabu (10/11) mencapai 2.146 kasus. Dengan rincian kasus yang masih aktif dan sedang menjalani isolasi sebanyak lima orang.

Sementara, untuk kasus yang telah dinyatakan sembuh mencapai 1.943 jiwa. Sedangkan kasus yang dinyatakan telah meninggal dunia mencapai 216 jiwa. (cr4/tribun-Medan.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved