News Video

Presiden Jokowi Bicara Soal Mental Inlander yang Masih Ada di Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara mengenai mental inlander yang masih ada di Indonesia.

Jokowi mengatakan, mental inlander seolah-olah sudah menjadi seperti DNA masyarakat.
Ia curiga hal ini disebabkan karena lamanya masa penjajahan Belanda di Tanah Air.

TRIBUN-MEDAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara mengenai mental inlander yang masih ada di Indonesia.

Jokowi menduga mentalitas ini disebabkan oleh lamanya bangsa Indonesia dijajah.

Padahal menurut Jokowi, Indonesia saat ini sudah sejajar dengan negara-negara lain.

Presiden Jokowi dalam sambutannya saat acara HUT ke-10 Partai Nasdem mengatakan, bahwa ia tidak ingin mental inferior, mental inlander, mental terjajah ini masih ada di dalam mentalitas bangsa kita.

“Saya tidak ingin mental Inferior, mental inlander, mental terjajah ini masih ada, masih bercokol di dalam mentalitas bangsa kita,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, Republik Indonesia sudah diakui dan semakin dihargai oleh dunia.

Jokowi juga menyebutkan, ia sedih terhadap masyarakat yang terlalu mendongak kepada bule.

“Ketemu bule saja kayak ketemu siapa gitu, sedih kita. Kita kadang-kadang terlalu mendongak kayak gini. Wong sama sama makan nasi juga,” tuturnya.

Jokowi mengatakan, mental inlander seolah-olah sudah menjadi seperti DNA masyarakat.

Ia curiga hal ini disebabkan karena lamanya masa penjajahan Belanda di Tanah Air.

“Jangan-jangan kita memiliki tadi mental inlander, mental terjajah, mental inferior gara-gara DNA yang diturunkan karena 350 tahun kita terjajah,” ujar Jokowi.

Untuk itu, lanjut Presiden, Indonesia harus mulai membangun percaya diri dan rasa optimisme.

Sebagai bangsa pemimpin Jokowi tak ingin RI kehilangan orientasi tersebut.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved