Materi Belajar Sekolah

Sejarah Masuknya Islam di Indonesia dan Beberapa Peninggalannya

Peristiwa tersebut dikenal sebagai Nuzulul Quran atau turunnya wahyu Quran pertama yang menjadi kitab suci agama Islam.

Tayang:
Tribun-medan.com/ Rechtin Ritonga
ILUSTRASI - Masjid Raya Al-Mashun Medan. (Dok/Tribun-medan.com/ Rechtin Ritonga) 

Kota dagang yang mula-mula menjadi Islam adalah Samudera Pasai.

Pada abad ke-14, Malaka menjadi pusat perdagangan dan pusat pengembangan Islam.

Di Pulau Jawa, Islam berkembang dari kota-kota pelabuhan Banten, Cirebon, Demak, Tuban, dan Gresik.

b. Perkawinan

Para pedagang dari luar Nusantara banyak yang menikah dengan penduduk asli sehingga lambat laun mereka juga menganut agama Islam.

c. Jalur Pendidikan

Munculnya pesantren-pesantren yang mendapat perlindungan dari penguasa, mempercepat perkembangan Islam di Nusantara.

Sekarang kita mengenal pondok pesantren, pesantren modern, dan pesantren kilat.

d. Jalur Seni dan Budaya

Seni juga dapat menjadi sarana berkembangnya agama Islam di Nusantara.

Contohnya adalah seni bangunan, seni ukir, seni tari, seni suara, adat istiadat, dan seni sastra.

2. Beberapa Peninggalan Islam di Indonesia

Kerajaan-kerajaan Islam yang ada di Indonesia, antara lain Samudera Pasai , Kerajaan Aceh , Kerajaan Demak, Kerajaan Banten, Kerajaan Ternate, Kerajaan Tidore, dan Kerajaan Gowa–Tallo.

Berikut peninggalan-peninggalan dari masa kejayaan kerajaan Islam.

a. Bangunan : Masjid, gerbang/gapura masjid  dan contohnya adalah Masjid Agung Demak.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved