Khazanah Islam
Bagaimana Hukum Menikah Beda Agama dalam Islam, Ceramah Buya Yahya Sebut Perlu Hati-hati
Jangan mudah ingin menikah gara-gara seseorang yang ingin pindah agama, kecuali sudah masuk Islam
TRIBUN-MEDAN.com - Perasaan cinta adalah anugerah dari Sang Pencipta.
Perasaan cinta yang dibenarkan adalah untuk berujung menikah sebagai jalan ibadah kepada Allah.
Namun, ada kalanya yang dianugerahi cinta di antara insan yang memeluk kepercayaan berbeda.
Lantas, bagaimana hukumnya pernikahan dengan beda agama dalam Islam?
Memang cinta kadang tidak bisa memilih datangnya kepada siapa. Tak sedikit juga yang menyebut cinta itu buta.
Berikut ini penjelasan Buya Yahya soal hukum menikah beda agama.
Di masyarakat fenomena menikah dengan beda agama memang sudah tidak mengherankan lagi.
Menikah merupakan ibadah yang paling lama di antara ibadah lainnya dalam Islam.
Oleh sebab itu hal yang terpenting dianjurkan Nabi bagi setiap muslim yang hendak menikah ialah melihat agamanya.
Berikut ini penjelasan Buya Yahya yang dibagikan melalui kanal YouTube Jejak Wali.
Baca juga: Bacaan Sholawat Paling Agung dan Sempurna, Langsung Dibenarkan Allah dalam Al Quran
Baca juga: Nasib Nikah Bintang FTV, Artis Cantik Ini 10 Tahun Tak Disentuh Suami, Jadi Korban Body Shaming
Baca juga: DULU Kekasih Vanessa Angel, Perwira Polisi yang Jarang Diketahui Masih Hubungan Baik dengan Keluarga
Terkait pernikahan beda agama, Buya Yahya memberikan nasihat terhadap semua orang terutama laki-laki muslim dan wanita muslimah.
"Jika ada orang di luar jalur agamamu, non muslim atau non muslimah ingin menikah denganmu dan dia berjanji akan masuk Islam, jangan mau," tuturnya.
Buya Yahya menuturkan jika sebab agama itu keyakinan di dalam hati.
Baca juga: Bak Dendam Lewat Nikahan Ria Ricis Aty Kodong Sindir Lesty Kejora Lagi? Padahal Eva yang Diundang
Baca juga: Nasib Artis Lawas Dipoligami 4 Kali, Hingga Kini Romansa Tetap Harmonis, Sosoknya Cantik Awet Muda
"Jika yakin hari ini, nanti juga yakin," ungkapnya.
"Istilahnya gini kenapa sudah yakin Islam benar, kenapa tidak bersyahadat hari ini, kenapa harus nunggu nanti?," tambah Buya Yahya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/buya-yahyaa.jpg)