Breaking News:

Post Infidelity Stress Disorder (PSID): Gangguan Psikis Pada Korban Perselingkuhan, Kenali Cirinya

Korban perselingkuhan menjadi hal yang cukup menyedihkan. Hal itu sama saja dengan sebuah penghianatan dalam perjanjian.  

Ist
post infidelity stress disorder atau PISD 

TRIBUN-MEDAN.com - Korban perselingkuhan menjadi hal yang cukup menyedihkan. Hal itu sama saja dengan sebuah penghianatan dalam perjanjian.  

Perselingkuhan bisa saja terjadi. Padahal, selingkuh bisa menyebabkan gangguan mental yang serius bagi mereka yang merasa dikhianati. 

Berdasarkan data dari Psikologi Today menyebutkan bahwa perselingkuhan bisa memicu post infidelity stress disorder atau PISD.

Ilustrasi perselingkuhan.

Kenali post infidelity stress disorder

Selingkuh bisa menyebabkan kehancuran, baik secara fisik dan emosional.

Secara psikologis, selingkus bisa menyebabkan Post-Infidelity Stress Disorder (PISD).

Post-Infidelity Stress Disorder adalah gejolak emosional atau stres setelah dikhianati atau diselingkuhi pasangan.

Menurut psikolog Dennis Ortman, Post-Infidelity Stress Disorder mirip dengan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).

Orang yang mengalami PTS biasanya akan selalu teringat hal yang membuatnya trauma.

Begitupula mereka yang mengalami PISD akan selalu teringat akan penghinatan pasangan yang pernah dialaminya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved