Post Infidelity Stress Disorder (PSID): Gangguan Psikis Pada Korban Perselingkuhan, Kenali Cirinya
Korban perselingkuhan menjadi hal yang cukup menyedihkan. Hal itu sama saja dengan sebuah penghianatan dalam perjanjian.
TRIBUN-MEDAN.com - Korban perselingkuhan menjadi hal yang cukup menyedihkan. Hal itu sama saja dengan sebuah penghianatan dalam perjanjian.
Perselingkuhan bisa saja terjadi. Padahal, selingkuh bisa menyebabkan gangguan mental yang serius bagi mereka yang merasa dikhianati.
Berdasarkan data dari Psikologi Today menyebutkan bahwa perselingkuhan bisa memicu post infidelity stress disorder atau PISD.

Kenali post infidelity stress disorder
Selingkuh bisa menyebabkan kehancuran, baik secara fisik dan emosional.
Secara psikologis, selingkus bisa menyebabkan Post-Infidelity Stress Disorder (PISD).
Post-Infidelity Stress Disorder adalah gejolak emosional atau stres setelah dikhianati atau diselingkuhi pasangan.
Menurut psikolog Dennis Ortman, Post-Infidelity Stress Disorder mirip dengan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).
Orang yang mengalami PTS biasanya akan selalu teringat hal yang membuatnya trauma.
Begitupula mereka yang mengalami PISD akan selalu teringat akan penghinatan pasangan yang pernah dialaminya.
Meski telah menjalin hubungan dengan pasangan baru, penderita PISD akan sering berpikir bahwa pasangan mereka sedang berselingkuh, meskipun kenyataanya tidak.
Bahaya PISD dapat memiliki konsekuensi fisik maupun emosional.
Stres karena pasangan yang selingkuh bisa memicu sindrom patah hati, yang dalam istilah medis dikenal dengan istilah kardiomiopati stres.
Sindrom patah hati juga memicu gejala seperti nyeri dada mendadak, yang mengarah pada perasaan bahwa seseorang mengalami serangan jantung.
• 13 Manfaat Daun Salam Bagi Kesehatan, Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Baca juga: Meski Runcing dan Tajam, Ini 12 Manfaat Lidah Mertua Bagi Kesehatan: Anti Kanker hingga Radiasi
Dampak PSID:
1. Trust Issue
Orang yang mengalami PISD juga cenderung mengalami trus issue atau tidak mudah percaya dengan orang lain.
Padahal, kepercayaan adalah salah satu aspek terpenting dalam sebuah hubungan.
Jika Anda tidak memiliki kepercayaan pada pasangan, maka Anda mudah mengalami stres dan membuat hubungan menjadi hambar atau tanpa makna.
Orang yang diselingkuhi pasti merasa dikhianati dan membuat mereka mengalami krisis kepercayaan pada diri sendiri dan orang lain.
2. Perubahan kepribadian
Setelah mengetahui pasangan selingkuh, seseorang bisa kehilangan minat pada hal-hal yang dulu menarik baginya.
Kepridian mereka juga bisa berubah total karena mereka berusaha melindungi diri agar tidak terluka kembali di kemudian hari.
3. Hyperarousal
Hyperarousal terjadi ketika tubuh seseorang tiba-tiba menjadi sangat waspada karena memikirkan trauma.
Hyperarousal adalah reaksi tubuh terhadap trauma yang dalami. Hal ini adalah mekanisme pertahanan dan tujuannya adalah untuk melindungi diri dari sumber luar yang negatif.
Jika terjadi secara terus-menerus, hyperrarousal bisa memicu stres berkepanjangan. Yah, kesetiaan bisa dibilang hal yang mahal dalam sebuah hubungan.
Sebisa mungkin, jaga kepercayaan pasangan agar kita tidak melukai si dia, baik secara fisik maupun psikis.
• Bisa Bikin Kulit Glowing, Berikut 6 Manfaat dari Buah Naga
• Bisa Bikin Kulit Glowing, Berikut 6 Manfaat dari Buah Naga
(*/tribun-medan.com)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/post-infidelity-stress-disorder-atau-pisd.jpg)