Breaking News

Materi Belajar Sekolah

Kemenikbud Sebut Ada 10 Tren Teknologi Pembelajaran: Mulai e-Learning hingga Sosial Media

Para pelajar perlu mengetahui 10 tren teknologi pembelajaran tahun 2021. Teknologi ini dapat membantu aktivitas belajar. 

Tayang:
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (tengah) berbincang dengan anggota DPR RI Sofyan Tan (tiga kiri) dan Wali Kota Medan Bobby Nasution (dua kanan) saat mengunjungi Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM), Medan, Selasa (26/10/2021). Kehadiran Nadiem Makarim untuk mengajak para pelajar dan guru menyebarkan nilai Pancasila dan berharap YPSIM bisa membantu Kemendikbudristek dalam program merdeka belajar. 

Contoh sederhana adalah penggunaan Google Doc untuk membuat sebuat naskah.

Naskah yang dibuat tersebut dapat di edit oleh orang banyak pada waktu yang sama.

Proses pembuatan naskah tersebut tentu dapat menghemat biaya dan waktu dibandingkan dengan pembuatan naskah secara manual yang harus dicetak terlebih dahulu kemudian diedit lalu dicetak lagi.

Banyak lagi contoh dari pembuatan sesuatu secara kolaborasi dengan memanfaatkan teknologi digital.

4. Big Data

Atau penyimpanan yang besar menjadi suatu tuntutan dari masyarakat saat ini.

Hal ini merupakan dampak dari semakin banyaknya pengguna internet dan meningkatnya penggunaan komputer, handphone dan alat digital lainnya.

Jika sebelumnya penyimpanan data dilakukan menggunakan alat seperti flashdisk atau memory card yang memiliki kapasitas 5–100 Gb.

Saat ini, kita dapat menggunakan penyimpanan di awan (Cloud) yang memiliki kapasitas 1 Tb bahkan unlimited.

5. Artificial Intelligence (kecerdasan buatan)

AI adalah cabang dari ilmu komputer yang luas berkaitan dengan pembuatan mesin pintar yang mampu melakukan tugas-tugas yang biasanya membutuhkan kecerdasan manusia.

Contoh kecerdasan buatan yang paling sering dipakai adalah ketika menggunakan Google Map yang dapat mengukur jarak dan waktu antara satu tempat ke tempat yang lain.

6. Learning Analytics (analisis pembelajaran)

Adalah pengukuran, pengumpulan, analisis dan pelaporan data tentang peserta didik dan pembelajaran, bertujuan untuk memahami dan mengoptimalkan proses pembelajaran serta lingkungan sekolah.

Dengan menggunakan berbagai informasi yang ada di sekolah seperti karakter siswa, cara guru mengajar, kesulitan materi pelajaran, kepemimpinan kepala sekolah, dan lain-lain. Analisis ini dilakukan untuk dapat menentukan langkah selanjutnya agar dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.

3 Cara Mengubah Kuota Belajar Menjadi Kuota Utama Demi Keperluan Belajar di Rumah

Baca juga: Tak Hanya Belajar, 5 Cara Ini Bisa Meningkatkan Kecerdasan Anak Agar Mudah Menyerap Pembelajaran

7. Gamification

Adalah pembuatan elemen game kedalam kegiatan bukan game.

Game merupakan hal yang dapat menarik perhatian seseorang, baik anak-anak bahkan orang dewasa suka dengan game.

Karena itu banyak produk game yang dibuat untuk meningkatkan motivasi seseorang baik yang berhubungan dengan pendidikan, kesehatan, industri, dan lain lain.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved