Kondisi Jalan Lintas Tebingtinggi yang Terendam Banjir, Sudah Surut dan Lalulintas Normal Kembali

Alhasil, pengendara yang melintas terpaksa harus mengurangi kecepatannya extra waspada berhati-hati. 

Tayang:
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
Lokasi Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tebingtinggi Kota, sudah tidak terendam banjir, Senin (22/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, TEBINGTINGGI - Sejumlah wilayah di Kota Tebingtinggi yang terendam banjir sejak Minggu (21/11/2021) sore, sudah mulai surut. 

Hal ini tampak terlihat di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara. Di mana terlihat air yang menggenangi jalan tersebur sudah surut total. 

Diketahui, jalan tersebut sebelumnya digenangi air sebetis orang dewasa, dan Jalan Ahmad Yani merupakan jalan lintas menuju Kota Pematang Siantar. 

Alhasil, pengendara yang melintas terpaksa harus mengurangi kecepatannya extra waspada berhati-hati. 

Amatan wartawan www.tribun-medan.com, tampak juga sejumlah warga sudah mulai membersihkan rumah dan ruko yang sebelumnya dimasuki air.

"Alhamdulillah sudah surut, tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB," ucap warga di Jalan Ahmad Yani bernama Yogi, Senin (22/11/2021). 

Lanjut Yogi, rumah yang ia tinggali, sebelumnya terendam air sedungkul orang dewasa.

Baca juga: PSMS Medan vs PSPS Riau, Babak Pertama Ayam Kinantan Unggul Lewat Sang Mantan

"Sedungkul lah semalam tinggi airnya di dalam rumah. Cukup cepat surutnya, biasanya tiga hari atau empat hari surutnya," ujar Yogi

Diketahui, banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kota Tebingtinggi membuat ribuan rumah terdampak. Banjir ini diakibatkan karena curah hujan yang tinggi serta luapan Sungai Bahilang dan Sungai Padang. 

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 3.686 kartu keluarga (KK) di Kota Tebingtinggi terendam banjir sejak, Minggu (21/11/2021) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB.

Akibat banjir ini, lima kecamatan terendam banjir di Kota Tebingtinggi. Adapun kelima kecamatan yaitu, Kecamatan Rambutan, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kecamatan Bajenis, Kecamatan Padang Hilir, dan Kecamatan Padang Hulu.

"Lima kecamatan dan 13 kelurahan terendam banjir di Kota Tebingtinggi," ujar Kepala BPBD Tebingtinggi, Wahid Sitorus.

Lanjut Wahid, banjir yang merendam ribuan rumah di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, disebabkan tingginya curah hujan di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematang Siantar.

Sehingga Sungai Padang dan Sungai bahilang yang melintas di tengah kota Tebingtinggi, meluap dan menggenangi rumah warga sampai saat ini. 

Baca juga: Makna Pembukaan UUD 1945 Mulai dari Alinea 1 hingga Alinea 4

"Ketinggian air antara rata-rata 20-100 sentimeter di dalam rumah," ujar Wahid. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved