Breaking News

Cerita Seleb

Orang Tua Beda Agama, Unik Kisah Perjalanan Spriritual Dian Sastro Sebelum Putuskan Mualaf

untuk khatam Al-Quran diselesaikannya sebelum menikah, hal tersebut sempat membuat Ibundanya

Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Dian Sastro Kolase Pakai Hijab 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebelum memutuskan menjadi seorang mualaf, artis cantik Dian Sastro ternyata mengalami perjalanan spriritual yang unik.

Kisah perjalanan spiritualnya sebelum akhirnya memilih untuk memeluk agama Islam ini diungkapkannya kepada Daniel Mananta dalam program Daniel Tetangga Kamu di Youtube.

Dalam video yang berdurasi sekitar 1 jam 50 menit ini, Dian Sastro bercerita mengenai dua orang tuanya yang memiliki agama berbeda.

Ibunda Dian merupakan penganut Katolik sementara Ayah penganut Buddha.

Baca juga: DULU Doyan Tampil Terbuka Demi Eksis, Intip Nasib Artis Seksi Pasca Nikah, Wajah Berubah Disoroti

Baca juga: Komedian Ini Sukses Berpoligami, Satukan Dua Istri Hidup Akur, Bos Resto Istri Cantik Curi Perhatian 

Dian kecil merupakan penganut Katolik dan sempat belajar banyak agama sebelum akhirnya menganut Islam.

Bagi pemeran Cinta dalam Film Ada Apa Dengan Cinta, baginya sosok almarhum Ayah sangat nyentrik.

Ia merupakan penganut Buddha Nichiren Indonesia yang taat. Setiap pagi selalu ada ritual doa yang dilakukan selama sejam menggunakan bahasa jepang dan alat seperti canting.

"Kalau sembahyang Buddhanya itu dia (Ayahnya) pakai bahasa Jepang gitu. Ada kayak tasbihnya, dia harus bersila berdoa dengan bahasa Jepang dan menggunakan kayak canting gitu," curhatnya seperti ddikutip dari kompas.tv.

Dian juga menjelaskan, Ayah merupakan lelaki kelahiran Jawa Muslim yang pada akhirnya ketika dewasa menemukan kepercayaannya sendiri di Buddha.

Baca juga: Rieta Amilia Ungkap Wajah Cucunya Anak Kedua Nagita, Sebut Condong Mirip ke Raffi Ahmad 

Bahkan terhitung sebagai penganut Buddha yang sangat taat, seperti Biksu.

"Dia tuh menjalani hidup tuh udah kayak Biksu, yang gak minum minuman keras sama sekali, ga ngerokok, kadang-kadang gak mau makan daging," tuturnya.

Bahkan karena hampir setiap hari Ayah tidak pernah absen melakukan ritual, Dian kecil pernah menanyakan mengenai pekerjaan sang Ayah.

Baca juga: Berparas Cantik Seleb 24 Tahun Tewas, Mayat Ditemukan di Mesin Pendingin, Pelaku Orang yang Dicintai

Hal itu dikemukakannya setelah melihat rata-rata pekerjaan Ayah teman-temannya yang perlu pergi ke kantor. Sementara, Ayah Dian hanya sibuk meditasi dan melakukan kegiatan spiritual setiap pagi.

"Trus saking biksunya, sampai gue tuh sebagai anak kecil SD tuh ngeliat Bapak di rumah melulu pakai sarung. Bapak kerjanya ngapain sih?," ungkapnya.

Hal tersebut sempat juga membuat Dian berada dititik minim kadar hormat kepada Ayah. Hingga kemudian semuanya berubah ketika Ariawan Rusdianto Sastrowardoyo, Ayah Dian meninggal dunia.

Baca juga: Diselingkuhi Nadia Nekat Nikahi Bos Tajir Pakistan Demi Balas Dendam ke Suami, Kini Hidup Meradang

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved