Cerita Seleb

Orang Tua Beda Agama, Unik Kisah Perjalanan Spriritual Dian Sastro Sebelum Putuskan Mualaf

untuk khatam Al-Quran diselesaikannya sebelum menikah, hal tersebut sempat membuat Ibundanya

Tayang:
Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Dian Sastro Kolase Pakai Hijab 

Saat itu, Dian masih berusia sekitar 13 tahun. Ada penyesalan yang hadir dan itulah awal mula Dian memiliki semangat untuk belajar banyak tentang filsafat termasuk pencarian mengenai kepercayaan yang harus dianutnya.

Dian mengaku pernah menjalani spiritual turis atau mempelajari banyak agama saat berusia 17 tahun.

Diusia tersebut bertepatan dengan keinginan dirinya untuk mencari agama untuk diri sendiri seperti Ayahnya dulu.

Pada saat itu, ada satu pertanyaan yang ingin Dian dapatkan jawabannya sesuai dengan yang diharapkan.

"Kalau alam semesta ini gede banget, dan manusia itu hanya segelintir debu, kenapa kita itu harus ada? Kalau pada akhirnya, toh, akan kiamat juga," terang Dian saat menyebutkan pertanyaan yang diajukan dalam masa pencarian.

Dari seluruh pemuka agama yang didatangi Dian, kemudian hanya satu yang dapat memuaskan dahaga penasarannya.

Saat itu, anak tunggal ini diajak tantenya pergi ke sebuah pengajian.

Dalam pengajian tersebut, Dian bertemu seorang ustaz yang menjelaskan segala hal dengan logis, termasuk mengenai pertanyaannya selama ini.

Sebab ingin belajar lebih jauh dengan ustaz tersebut, maka Dian memenuhi syarat untuk melakukan salat 5 waktu.

Dian mensyukuri pilihannya memilih Islam didukung suportif oleh Dewi Parwati Setyorini, Ibundanya. Ibu hanya berpesan kepada Dian agar taat dan jangan mengkuti orang.

Bagi pemeran Ibu Kartini dalam film karya Hanung Bramantyo ini, agama sangatlah bersifat personal. Sehingga, saat pencapaian untuk khatam Al-Quran diselesaikannya sebelum menikah, hal tersebut sempat membuat Ibundanya merasa haru.

Kini setiap Ramadan, ibu dua anak ini selalu berupaya untuk khatam Al-Quran dengan mengikuti kelompok tadarus. Selain itu, Dian pun pernah mengkhatamkan semua artinya seperti membaca novel.

"Wow, kok bagian ini kayak lagi ngomong ama gue," pungkasnya.

Hingga kini Dian masih tinggal serumah dengan Ibunda dengan menjalani toleransi antar agama yang kuat.

Biasanya, mereka akan saling membantu ketika acara keagamaan dilakukan, seperti paskah ataupun pengajian.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved