Breaking News:

Oknum Polisi Jual Sabu Tangkapan

Kanit Narkoba Bagi-bagi Duit Diduga Hasil Penjualan Sabu, Hakim Minta Jaksa Lakukan Audit

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai meminta jaksa mengaudit uang operasional Polres Tanjungbalai terkait penjualan sabu tangkapan

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Sidang lanjutan kasus dugaan penggelapan barang bukti sabu 19 kilogram hasil tangkapan yang dilakukan oleh 11 oknum Polisi Tanjungbalai, Selasa(30/11/2021). (Alif Alqadri Harahap / Tribun-Medan.com). 

TRIBUN-MEDAN.COM,TANJUNGBALAI - Sidang kasus 11 bintara Polres Tanjungbalai jual sabu tangkapan kembali digelar di PN Tanjungbalai.

Dalam sidang kali ini, terungkap bahwa Wariono, anggota Polres Tanjungbalai yang sempat menjabat sebagai Kanit Narkoba bagi-bagi duit diduga hasil penjualan sabu.

Keterangan itu terungkap berdasarkan kesaksian terdakwa Rizky Ardiansyah, yang juga anggota Polres Tanjungbalai.

Dalam kesaksiannya, Rizky Ardiansyah menerima uang Rp 22 juta dari Wariono.  

Uang itu dibagi dalam beberapa ikatan senilai Rp 5 juta.

"Pertama Rp 5 juta, kemudian dikasihnya lagi Rp 5 juta, ketiga Rp 7 juta lebih, terakhir Rp 5  juta," kata Rizky di hadapan hakim Salomo Ginting, Selasa (30/11/2021). 

Ditanya oleh hakim itu uang apa, terdakwa Rizky mengatakan bahwa uang tersebut adalah uang untuk operasional anggota Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai

"Kata pak Wariono uang operasional pak," katanya. 

Mendengar hal tersebut, hakim terkejut.

Hakim kemudian memerintahkan jaksa untuk mengaudit uang operasional Polres Tanjungbalai

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved