Optimistis Mampu Tingkatkan Transaksi, Pameran Multifinance Ramai Pengunjung

Hampir setiap booth dikunjungi oleh para pengunjung silih berganti dengan total 26 booth yang memeriahkan pameran ini.

Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/Kartika
APPI Sumut bersama perwakilan OJK dan perwakilan perusahaan pembiayaan usai pembukaan Pameran Multifinance di Plaza Medan Fair, Jumat (3/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pameran Multifinance dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Sumut berlangsung meriah memasuki hari kedua, Sabtu (4/12/2021). Ada pun pameran ini berlangsung pada 3-5 Desember di Atrium Plaza Medan Fair, Medan.

Berdasarkan Pantauan Tribun, hampir setiap booth dikunjungi oleh para pengunjung silih berganti dengan total 26 booth yang memeriahkan pameran ini.

Bendahara FKD APPI Sumut Dewi turut bersyukur lantaran pameran pada hari pertama berjalan lancar.

"Antusias masyarakat cukup besar, ini terlihat dari kunjungan booth dan suvernir dari perusahaan yang bermacam-macam ini buat penasaran pengunjung jadi ramai di booth," ungkap Dewi kepada Tribun Medan.

Berlangsung hingga Minggu (5/12/2021), Dewi juga berharap besok menjadi puncak peningkatan para pengunjung untuk menghadiri pameran ini.

"Pokoknya harus datang karena ini kan program kita langsung dari OJK sebagai literasi keuangan untuk masyarakat luas. Apalagi belakangan ini kan sering terjadi penipuan pinjaman online, jadi masyarakat bisa kenalan dengan multifinance yang lebih aman dan sudah dibackup oleh pemerintah secara resmi agar tidak ada pihak yang dirugikan," ujarnya.

Baca juga: Optimis Mampu Bangkit Kembali, 26 Perusahaan Pembiayaan Ikut Pameran Multifinance 

Ada pun dari 26 booth ini diantaranya Adira Finance, BFI Finance, Mega Finance, WOM Finance, Sinarmas Multifinance, BRI Multifinance, Akulaku, Finaccel Finance, Verena Multi finance, Buana Finance, BNI Multifinance, BCA Finance, Mandiri Tunas Finance, Clipan, Kredivo, Adira Finance, CIMB Niaga Finance, SMS Finance, TAF, IMFI, FIF Group, OTO, ACC, Mega Zip, Mandala Finance.

Magrin, perwakilan dari WOM Finance juga turut senang para pengunjung silih berganti mengunjungi boothnya.

"WOM sendiri kita sangat antusias karena masih banyak yang belum tahu dekat dengan WOM mengenai produk dan kemudahan yang didapat. Nah, dengan pameran ini kita cukup terbantu mendekatkan diri lagi ke masyarakat," tuturnya.

Selain itu, Magrin juga menargetkan jika hingga besok ia berharap bisa mencapai paling tidak sebanyak lima transaksi dalam pameran ini.

"Kalau kita menargetkan sebanyak lima ya minimal yang masyarakat bisa datang dan proses pengajuan kredit di kita," ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, Efrinal Sinaga selaku Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia juga turut senang dengan antusias masyarakat yang terlihat dari ramainya booth yang dikunjungi.

"Sejak pandemi sosialisasi di asosiasi sangat minim, kalaupun ada itu secara virtual. Nah kesempatan seperti ini langka sekali, makanya dengan adanya pameran ini bisa ketemu dan menjelaskan langsung, kita sangat bersemangat untuk berpartisipasi aktif dalam acara ini. Dari hari pertama dan kedua juga kelihatan para pengunjung ke booth ini meningkat terus, ini juga animo tinggi terutama Milenial," pungkasnya.

Akulaku Dukung Konsep Digital

Perusahaan Pembiayaan Akulaku Finance kini semakin bersinar jelang pengunjung tahun 2021 ini. Presiden Direktur PT Akulaku Finance Indonesia Efrinal Sinaga mengungkapkan jika pertumbuhan pembiayaan di Akulaku Finance terus meningkat di atas 25 persen.

Ada pun pada tahun 2020, Akulaku Finance menargetkan Rp 2,8 triliun namun berhasil membukukan Rp 5,30 triliun. Kemudian per September 2021, Akulaku Finance berhasil membukukan Rp 7,4 triliun dari target akhir Rp 7 triliun.

"Kita berharap hingga akhir tahun kita bisa bukukan Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa close Rp 9 triliun," ungkap Efrinal, Sabtu (4/12/2021).

Dijelaskan Efrinal, Akulaku Finance memberikan fasilitas credit card digital dengan memberikan sejumlah platform tanpa ada jaminan.

Selain itu, Akulaku Finance sudah tersedia di Shopee, Bukalapak, Blibli bahkan sudah ada di Tiket.com. Saat ini, Akulaku Finance akan mengembangkan terus dengan marketplace lain baik secara online mau pun secara offline.

"Jadi dengan fasilitas Akulaku ini banyak memberikan kemudahan untuk masyarakat terutama yang unbankable khususnya kepada kaum milenial yang ingin cepat, instan, dan mudah. Inilah yang kita sasar, mereka bisa menjadi pelanggan kita," ujarnya.

Sementara itu, Akulaku Finance juga turut membantu pemerintah memulihkan perekonomian nasional dengan membantu para pelaku UMKM dalam hal pembiayaan yang menunjang produktivitas.

"UMKM ini yang sebenarnya akan menggeliatkan perekonomian Indonesia. Kami banyak membiayai handphone yang sekarang ini bukan lagi barang konsumtif tapi sudah menjadi produktif untuk bekerja. Kemudian untuk ojek online atau pun perusahaan ekspedisi, semuanya kalau tidak pakai handphone ya tidak bisa, ini sudah menjadi barang produktif," tuturnya.

"Apalagi UMKM yang punya home industry bahkan yang reseller saja kan modalnya handphone. Di sini kita punya peranan, keuntungannya menggunakan Akulaku yaitu bisa dapat platform, tidak perlu menjaminkan aset kemudian yang kita biayai yang bisa menunjang produktivitas," lanjut Efrinal.

Walau pun masyarakat dapat mengajukan pinjaman tanpa jaminan, Akulaku Finance yang sudah terverifikasi OJK ini juga memiliki mitigasi resiko untuk memverifikasi bahwa calon yang akan dibiayai memiliki data diri yang benar.

"Karena kita nggak punya jaminan, di sinilah pentingnya mitigasi resiko. Dalam hal ini, pertama kita lakukan yaitu setiap aplikasi yang masuk itu benar-benar kita seleksi dengan baik. Contohnya setiap ada konsumen yang mau download, kemudian mereka masukkan data dan kemudian dia selfie menggunakan KTP,” katanya.

Setelah nasabah mengisi data, akan dicrosscheck ke Disdukcapil untuk menentukan bahwa nasabah ini benar-benar memberikan data yang benar agar tidak fiktif. Tidak cukup NIK aja karena tingkat cyber crime itu sangat tinggi.

“Kami timpali lagi dengan Face Biometrik, jadi akan dicocokkan data di wajah dengan data di Disdukcapil," jelasnya.

Menariknya, tak hanya melalui wajah, Akulaku Finance juga melakukan verifikasi melalui suara dan gestur calon peminjam, hal ini akan dapat terlihat keaslian data diri.

"Kita lakukan dengan voice recognation, ini baru dalam dua tiga bulan ini kita juga sudah sampai dengan verifikasi melalui gestur. Jadi setiap orang ngomong itu pasti gesturnya berbeda. Ini sebagai antisipasi jika ternyata fasilitas kita digunakan orang lain, nah kita cekkan dari tahap-tahap ini," ucapnya.

Dengan proses yang aman, Efrinal menjamin jika pelaksanaan ajuan pinjaman hanya dalam hitungan menit tanpa ada memberikan kesulitan bagi masyarakat.

Ada pun dalam pengajuan pertama, para pengaju akan mendapatkan pembiayaan hingga Rp 10 juta-Rp 20 juga dan akan berkesempatan menambah limit peminjaman jika dapat melakukan pelunasan dengan lancar.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved