Viral Medsos

DUGAAN Pelecehan Situs Raja Batak Pusuk Buhit, Oknum Pendeta Akhirnya Meminta Maaf

Permintaan maaf pendeta tersebut diunggah dalam video berdurasi 2.29 detik di akun YouTube Pengharapan Sejati Chanel.

Tribun Medan/maurits
Hinca Panjaitan Kecam Aksi Pendeta Injak Situs Raja Batak di Pusuk Buhit, Minta Polisi Bertindak! 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Oknum pendeta yang dituding lecehkan situs Raja Batak di Pusuk Buhit, Kecamatan Sianjur Mula Mula, Kabupaten Samosir akhirnya minta maaf via channel media sosial YouTube.

Amatan Tribun Medan, permintaan maaf pendeta tersebut diunggah dalam video berdurasi 2.29 detik di akun YouTube Pengharapan Sejati Chanel.

Pendeta dari GBI itu bernama Muda Ampetua Lombantoruan Sihombing. Tampak video itu diupload sebelumnya Selasa (7/12/2021).

"Syalom selamat malam untuk kita semua. Sebelumnya saya Pendeta Muda Ampetua Lumbantoruan Sihombing, pejabat GBI," katanya.

"Sebelumnya apa yang saya posting di Facebook tidak ada unsur kesengajaan tetapi saya hanya menyaksikan dan bangga serta bersyukur bisa sampai ke puncak bukit Pusuk Buhit," tambahnya.

Dijelaskan sebelumnya pihaknya beserta tim datang ke Pusuk Buhit untuk berdoa, memuji Tuhan, meniup sangkakala, dan tidak ada sedikit pun mengobrak abrik tempat tersebut.

"Tetapi kami berdoa dan bersyukur kepada Tuhan bisa sampai ke tempat itu selama kurang lebih 6 jam," ucapnya.

"Terimakasih buat semuanya dan di sini saya minta maaf kepada bapak Rusmin Raja Mangatur Sirait dan kawan - kawannya yang mungkin tersakiti atas video yang diunggah pada Kamis lalu," sambungnya.

Ia pun menyampaikan permintaan maaf atas video yang diunggah dan segera dihapus oleh stafnya.

"Dan di sini saya tidak lagi mengulangi perbuatan yang serupa. Terima kasih bapak. Kiranya Tuhan memberikan umur yang panjang dan kesehatan kepada bapak Rismon dan damai sejahtera buat kita semua," tutupnya.

Viral Video Situs Raja Batak Pusuk Buhit Diinjak Oknum Pendeta

Media sosial digemparkan aksi oknum yang didimuga melecehkan situs Si Raja Batak yang berada di areal Pusuk Buhit Samosir.

Kejadian yang sontak viral ini ternyata mengundang banyak komentar dari para pengguna media sosial.

Masyarakat Samosir, termasuk lembaga adat dan organisasi masyarakat (ormas) di Samosir melaporkannya ke pihak Polres Samosir pada Senin (6/12/2021).

"Kita tahu kejadian itu yang terjadi pada Kamis lalu karena ada yang livestreaming. Dan, kita langsung koordinasi dengan lembaga adat Samosir dan Forum Komunikasi Tokoh Masyarakat Kabupaten Samosir agar pelaku ditindak sesuai hukum dan yang berlaku," ujar Ketua DPC Forum Batak Intelektual Harisma LP Simbolon saat dikonfirmasi Tribun Medan pada Selasa (7/12/2021).

Ia menceritakan bahwa situs tersebut sudah diresmikan oleh Bupati Samosir Vandiko Gultom. Pada peresmian lokasi tersebut, dijelaskan lokasi tersebut sebagai titik nol peradaban masyarakat Batak Toba.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved