Kripto
Dua Platform Ini Kerjasama Bangun Pasar Kripto di Indonesia Akibat Pertumbuhan Investor yang Tinggi
Platform jual-beli aset kripto, Luno, resmi mengumumkan kerjasama usaha bersama (joint venture) dengan PT Multipolar Tbk (MLPL).
TRIBUN-MEDAN.com - Platform jual-beli aset kripto, Luno, resmi mengumumkan kerjasama usaha bersama (joint venture) dengan PT Multipolar Tbk (MLPL).
Kolaborasi ini bertujuan untuk semakin memperkuat ekosistem jual-beli aset digital Luno, dan memperluas akses terhadap mata uang digital ke semakin banyak investor di Indonesia.
Selain itu, keduanya pun berfokus untuk bisa mendapatkan perizinan lebih lanjut dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), setelah mendapatkan izin secara resmi terdaftar sebagai platform Perdagangan Fisik Aset Kripto semenjak 31 Maret 2020.
“Melihat pertumbuhan pasar aset kripto di Indonesia yang luar biasa pada tahun 2021 dan dukungan dari Bappebti mendorong kami untuk terus berkomitmen meningkatkan bisnis dan memberikan layanan terbaik di platform Luno,” terang Jay Jayawijayaningtiyas, Country Manager Luno Indonesia dalam siaran pers, Minggu (19/12/2021).
Dia menambahkan bahwa Luno akan melanjutkan program-program edukasi kripto, terutama untuk membantu masyarakat awam agar bisa mengenal kripto dengan lebih baik.
• Prediksi Harga Kripto Ini Merosot Pada Tahun 2022, Para Investor Perlu Berhati-hati Sebelum Beli
• Penulis Buku Populer Robert Kiyosaki Borong Bitcoin dan Ethereum Sebagai Reaksi Inflasi AS
"Kami percaya bahwa pengalaman panjang MPC di segmen ritel dan pasar Indonesia akan menjadi aset besar dalam kolaborasi ini," imbuh Jay.
Luno dan Lippo Group memiliki rekam jejak kerjasama yang cukup panjang.
Sejak 2015, Venturra Capital memimpin putaran pendanaan Seri-A Luno Indonesia.
Dengan dukungan dari Venturra, Luno memasuki pasar Indonesia secara resmi pada tahun 2016.
Sejak saat itu, Lippo Group terus memberikan dukungan pada Luno, bahkan setelah Luno diakuisisi oleh Digital Currency Group pada tahun 2020.
Venturra Capital adalah salah satu perusahaan portofolio dari MLPL.
“Bersama Luno, kami akan semakin menggencarkan literasi finansial terkait aset kripto, dan menghapuskan stigma bahwa aset kripto bukanlah bisnis yang riil,” ungkap Adrian Suherman, CEO Multipolar.
Untuk mencapai visi tersebut, Luno akan mengerahkan pengetahuan dan keahliannya terkait industri kripto global, dan MPC akan melengkapinya dengan wawasan dan pemahaman terhadap karakter pasar Indonesia.
Luno dan MPC akan berfokus untuk menjalankan program-program edukasi terkait kripto dan aset digital.
Hal ini sejalan dengan survei terbaru oleh Luno dan YouGov, yang menyatakan bahwa alasan utama (62%) masyarakat Indonesia belum berinvestasi di kripto adalah karena kurangnya pemahaman atau informasi yang komprehensif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kripto-mengalami-pemerosotan-akibat-Rusia.jpg)