Normalisasi Sungai

Duit Rp 45 Miliar Digelontorkan untuk Memulai Normalisasi Sungai Bedera

Pemko Medan akan memulai normalisasi Sungai Bedera pada tahun ini. Anggaran yang disiapkan yakni Rp 45 milliar

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
Tribun-medan.com/ Rechtin Ritonga
SUNGAI BEDERA - Nelayan yang sedang menyusun perahu di bawah jembatan yang melintasi Sungai Bederah, Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (24/3/2021). (Tribun-medan.com/ Rechtin Ritonga) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Kepala Bappeda Medan, Benny Iskandar mengatakan normalisasi Sungai Bedera akan dilakukan mulai tahun ini.

Benny menuturkan pelaksanaan normalisasi Sungai Bedera telah sampai di proses appraisal atau penilaian.

"Penetapan lokasi normalisasi Sungai Bedera sudah dilakukan, kemudian akan dilanjutkan dengan appraisal atau penilaian. Sedangkan untuk konstruksi sudah dianggarkan oleh Kementerian PUPR melalui BWSS II," ujarnya, Kamis (6/1/2022).

Lokasi normalisasi Sungai Bedera ini meliputi wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.

Baca juga: Dahsyat, Pemko Medan Tambah Anggaran untuk Normalisasi Sungai Bedera Rp 10 Miliar

Di Medan, terang Benny Iskandar dimulai dari aliran di kawasan Jalan Gatot Suboroto sampai pertemuan dengan jalan tol Jalan Asrama.

Sedang di Deliserdang mengatakan, dari pertemuan dengan jalan tol itu ke arah hilir sepanjang 1 km.

Untuk pembebasan lahan di wilayah Medan, lanjut Benny, Pemko Medan menganggarkan Rp 45 miliar.

Namun, Benny mengatakan anggaran tersebut masih ada kekurangan dari total anggaran Rp 75 miliar.

Sedangkan untuk wilayah Deliserdang diperkirakan membutuhkan anggaran pembebasan lahan sebesar lebih kurang Rp 11 miliar.

Baca juga: Pemko Medan Anggarkan Dana Rp 20 Miliar untuk Normalisasi Sungai Bedera dan Sulang Saling

"Inilah masih kita minta kepada BWSS untuk menambah anggarannya untuk pembebasan lahan dan itu sudah disanggupi BWSS. Kita optimis pada tahun 2022 ini proses pengadaan lahan sekaligus pembangunan fisik sudah bisa dimulai dan diselesaikan," katanya.

Benny menyebutkan, normalisasi Sungai Bedera ini akan mereduksi banjir sekitar kawasan Perumnas Helvetia dan Kawasan Helvetia Pantai Timur dan Barat sampai ke Jalan Amal Luhur dan sekitarnya.

Ia menambahkan, pembebasan lahan dilakukan oleh panitia. Khusus untuk di Medan, tim tersebut berasal dari Pemko Medan.

"Kalau untuk timnya kita semua, sama seperti pembebasan tanah untuk pembangunan jalan-jalan nasional, tetapi dananya dari kementerian," ungkapnya.(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved