News Video

BENTROK Pedagang Vs Satpol PP di Pasar Lelo, Seorang Bocah Trauma Akibat Kakinya Diinjak Petugas

Pedagang Pasar Lelo di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, Sumatera Utara, kembali bentrok dengan Satpol PP, Minggu (9/1/2022).

BENTROK Pedagang Vs Satpol PP di Pasar Lelo, Seorang Bocah Trauma Akibat Kakinya Diinjak Petugas

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Pedagang Pekan atau Pasar Lelo di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara, kembali bentrok dengan Satpol PP, Minggu (9/1/2022).

Sebelumnya bentrokan pedagang Pekan atau Pasar Lelo, kerap terjadi hampir setiap Minggunya.

Namun sudah hampir satu bulan belakangan ini tidak terjadi lagi.

Tetapi dua hari setelah HUT ke 18 Kabupaten Serdangbedagai, pedagang Pekan atau Pasar Lelo yang sudah sebulan berjualan dengan aman, harus kembali bentrok dengan petugas Satpol PP.

Bentrokan ini didasari karena, pemerintah Kabupaten Serdangbedagai meminta kepada pedagang yang berjualan di Pekan Lelo untuk pindah ke Pasar Rakyat Sei Rampah.

Namun, karena tak memperdulikan imbauan pemerintah, akhirnya bentrokan ini pun tak terelakan.

"Bentrok lagi pedagang dengan Satpol PP. Kalau sudah seperti ini, mereka (pedagang) enggak bisa mencari nafkah," kata Misdaini br Harahap pemilik lahan Pekan atau Pasar Lelo.

Lanjut Misdaini, bentrokan pedagang Pekan Lelo dan Satpol PP ini sudah tidak terhitung berapa kali terjadi.

"Kalau kerugian pedagang atas kejadian ini saya belum ketahui. Kalau khusus saya sendiri, kemarin aja mobil saya rusak tidak di proses sama kepolisian," ujar Misdaini.

Sedangkan itu, tambah Misdaini, untuk bentrokan pada hari ini, menantunya dua orang di bawa ke Polres Sergai dan ada pedagang tiga atau empat orang yang juga ikut, karena diduga sebagai provokator.

Misdaini mengatakan, pemerintah Kabupaten Serdangbedagai, sebelumnya juga sudah melalukan mediasi dengan para pedagang Pekan Lelo.

"Sudah ada mediasi, dari awal-awal sudah mediasi, tetapi tidak ada solusi. Kemauan mereka (pemkab) aja yang dituruti. Pedagang mau buka pada hari Rabu di Pasar Rakyat Sei Rampah yang menjadi tempat baru mereka berjualan, tetapi pemerintah minta pedagang buka tetap buka di hari Minggu," ujar Misdaini.

"Kenapa kita mau menghidupkan suatu tempat, kenapa tempat ini (Pekan Lelo) harus dimatikan, tempat yang sudah ramai harus dimatikan, Itukan gak wajar," sambungnya.

Hingga saat ini jumlah lapak pedagang yang berada di Pekan Lelo berjumlah 117 lapak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved