Breaking News:

Tak Hanya Bisa Lihat Air Terjun, Ada Spot Foto dan Camping Area di Wisata Sikulikap

Lokasi ini buka 24 jam untuk pengunjung dan kesana bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun empat.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Ayu Prasandi
HO
Suasana malam di Sikulikap 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Sikulikap terkenal dengan air terjunnya yang indah diantara Perbatasan Kabupaten Deliserdang dan Karo.

Dari ketinggian 30 meter ini, deburan airnya menjari irama alami berpadu dengan suara unggas serta beberapa jenis primata di sana.

SPOT foto di air terjun Sikulikap.
SPOT foto di air terjun Sikulikap. (TRIBUN MEDAN/M ANIL)

Air terjun Sikulikap tersebut Jalan Jamin Ginting Kilometer 5,4 Desa Doulu, Tanah Brastagi, Martelu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.

Lokasi ini buka 24 jam untuk pengunjung dan kesana bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun empat.

Uniknya, selain keindahan alaminya lokasi ini juga dilengkapi fasilitas untuk berfoto dan camping area.

Baca juga: Soal Varian Baru Covid-19, Ini yang Dilakukan RS Haji Medan

Air Terjun Sikulikap di Desa Dolu Berastagi
Air Terjun Sikulikap di Desa Dolu Berastagi (TRI BUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid)

Mulai dari Gazebo, hingga warung-warung bersantap kala lapar karena dinginnya udara juga tersedia.

Pada panorama alam yang luar biasa ini, anda bisa menemukan spot-spot gambar yang menarik.

Termasuk spot berfoto latar belakang air terjun yang dikelilingi hutan tropis.

Untuk menikmati keelokan malam di Hutan Hujan Tropis ini juga pengunjung dapat berkemping.

Akan tetapi, pada saat berkemping malam hari agar tidak panik mendengar suara-suara burung malam yang sahut menyahut.

Selain debit air yang besar, lokasi ini juga dipenuhi deretan pepohonan berukuran besar.

Baca juga: VIRAL Sopir Kena Pungli di Pajak Bengkok, Tunjukkan 10 Kuitansi Dari Ormas

Pengunjung menikmati keindahan alam di Sikulikap, Desa Doulo, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Pengunjung menikmati keindahan alam di Sikulikap, Desa Doulo, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. (TRIBUN MEDAN/YUFIS)

Namun, untuk berenang bagi pengunjung sangat tidak dianjurkan lantaran debir air yang deras.
 
Bagi yang suka tantangan oanjat tebing, disini tersedia batu cadas dengan sudut kemiringan tegak 90 derajat.

Jangan lupa, bila berkujung tetap jaga kebersihan, dan sebisa mungkin membawa botol minum demi mengurangi penggunaan air kemasan plastik.

(Jun/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved