Kasus Penganiayaan
SADIS, Gara-gara Klakson, Suami Berlumuran Darah dan Istri Patah Tangan Dihajar Tetangga
Pasangan suami istri di Komplek Ivory Medan luka parah setelah dihajar tetangganya lantaran masalah klakson mobil pada Minggu (11/1/2022)
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Darwin Tanadi (42) sempat berlumuran darah setelah kepalanya dihantam besi oleh tetangganya bernama Rudi (47).
Sementara istri Darwin bernama Agustina (35), mengalami patah tangan kiri dan terluka di bagian kepala akibat dipukul dengan benda yang sama.
Saat ini, pasangan suami istri itu masih menjalani perawatan di RS Royal Prima Marelan.
Menurut kuasa hukum korban, Ruben Panggabean, kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan.
Dia berharap polisi bisa segera menangkap Rudi dan memenjarakan pelaku.
Baca juga: SOPIR Angkot yang Kejar Mobil Pribadi Pakai Besi Ditangkap, Pelaku Tak Terima Dimaki dan Diludahi
"Kami berharap kepada polisi untuk segera melakukan olah TKP dan menindaklanjuti laporan yang sudah kami sampaikan, serta menetapkan pelaku sebagai tersangka untuk diproses secara hukum," kata Ruben, Senin (10/1/2022).
Dia mengatakan, akibat kejadian ini, anak korban yang masih di bawah umur mengalami trauma.
Sebab, aksi penganiayaan tersebut dilakukan pelaku di hadapan anak korban.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Rudy Sahputra ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan korban.
Namun, kata Rudy, terlapor juga melaporkan pelapor ke Polsek Medan Labuhan.
"Kalau memang yang dilaporkan ini bersalah, akan kami proses," kata Rudy.
Terpisah, sejumlah tetangga yang diwawancarai mengatakan kasus penganiayaan terhadap Darwin Tanadi dan istrinya Agustina terjadi pada Minggu (9/1/2022) kemarin.
Saat itu, Darwin mengendarai mobil hendak keluar dari perumahan Komplek Ivory, Lingkungan III, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.