Breaking News:

Korupsi di BTN

Kejati Sumut Biarkan Tersangka Dugaan Korupsi di BTN Berkeliaran Tanpa Ditahan

Kejati Sumut biarkan lima tersangka dugaan korupsi berkeliaran tanpa dilakukan penahanan

Kejaksaan Tinggi Sumut 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) masih membiarkan lima tersangka dugaan korupsi pemberian dan pelaksanaan fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Konstruksi Kredit Yasa Griya (KYG) di BTN berkeliaran.

Padahal, kelima tersangka ini disebut merugikan negara Rp 39,5 miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Yos A Tarigan mengatakan, tidak ditahan dan dibiarkannya lima tersangka korupsi itu karena penyidik sedang menyiapkan pemberkasan milik para pelaku. 

"Informasi dari (penyidik) Pidsus, saat ini kasus tersebut masih proses pemberkasan di penyidikan," ujar Yos A Tarigan, Kamis (13/1/2021).

Baca juga: 5 Tersangka Korupsi Rp 39,5 Miliar Tak Ditahan Kejati, Pengamat : Kenapa Lemah?

Adapun kelima tersangka yang dibiarkan berkeliaran tanpa dipenjarakan penyidik itu masing-masing CS selaku Direktur PT KAYA, FS selaku Pimcab BTN tahun 2013-2016, AF selaku Wakil Pimcab Komersial tahun 2012-2014, RDPA selaku Head Commercial Lending Unit Komersial tahun 2013-2016 dan AN selaku Analis Komersial tahun 2012-2015.

"Usia pemberkasan di penyidikan, maka dlimpahkan ke penuntutan," kata Yos.

Mantan Kasi Pidsus Kejari Deliserdang ini menambahkan, pada saat di penuntutan, berkas ditentukan apakah sudah lengkap (P21) atau belum (P-19).

"Setelah berkas lengkap, maka dilanjutkan dengan tahap 2 atau P22 (penyerahan tersangka dan barang bukti)," kata Yos.

Baca juga: Artis Tampan Ini Ternyata Pernah Overdosis Narkoba, Mati Suri hingga Jadi Korban Pelecehan Seksual

Namun, Yos tak menjelaskan lebih lanjut, apa pertimbangan penyidik membiarkan kelima tersangka itu tidak ditahan.

Dikhawatirkan, kelimanya bisa saja melarikan diri. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved