Persiraja Tuding Wasit Tak Netral saat Hadapi PSIS, Kirim Surat Protes, Sebut Ada Like or Dislike

Persiraja Banda Aceh telah kalah dalam pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Kompyang, Denpasar, Bali, Rabu (12/1/2022). 

Tayang:
NDARU GUNTUR/BOLASPORT.COM
Logo Persiraja Banda Aceh. (NDARU GUNTUR/BOLASPORT.COM) 

TRIBUN-MEDAN.com - Persiraja Banda Aceh telah kalah dalam pertandingan melawan PSIS Semarang di Stadion Kompyang, Denpasar, Bali, Rabu (12/1/2022). 

Kekalahhan ini ternyata belum diterima tim Persiraja Banda Aceh

Persiraja telah mengirimkan protes ke PSSI. 

Mereka merasa dirugikan oleh kepemimpinan wasit saat  bertanding melawan PSIS.

Tim Laskar Rencong kalah tipis satu gol melawan PSIS pada laga pekan ke-19 Liga 1 2021-2022 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Rabu (12/1/2022).

Pertandingan itu berkahir dengan skor 1-0 untuk kemenangan PSIS Semarang.

Gol PSIS dicetah oleh kapten tim, Wallace Costa (90+6').

Persiraja merasa pada pertandingan ini banyak dirugikan oleh wasit karena keputusan yang kontroversial.

Pemain asing Persiraja Banda Aceh Shori Murata (kanan), Vanja Markovic (dua kanan), Paulo Henrique (dua kiri) dan Leo Lelis seusai mengikuti latihan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Aceh, Rabu (16/6/2021).
Pemain asing Persiraja Banda Aceh Shori Murata (kanan), Vanja Markovic (dua kanan), Paulo Henrique (dua kiri) dan Leo Lelis seusai mengikuti latihan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Aceh, Rabu (16/6/2021). (ANTARA FOTO / Irwansyah Putra)

Laga yang dipimpin oleh wasit Iwan Sukoco ini dianggap banyak memberikan keuntungan bagi PSIS.

Selain itu, mereka tidak terima karena tambahan waktu yang diberikan yakni 5 menit.

Padahal laga berjalan normal dan tidak banyak waktu berhenti.

Presiden Persiraja, H. Nazaruddin Dek Gam, menegaskan mereka sudah mengirimkan protes kepada PSSI.

Dia juga mempertanyakan keputusan wasit yang memberikan kartu merah pada pemainnya di menit ke-50.

"Yang kita protes dua, yang pertama kartu merah Andika, yang kedua gol tersebut."

"Sama-sama duel, kok dikasih pelanggaran dan kartu merah untuk pemain kita,” kata Dek Gam dilansir BolaSport.com dari laman resmi klub.

Dek Gam berharap masalah ini menjadi perhatian yang serius bagi PSIS.

Jadikan iPod Lawas Jadi Jepitan Rambut, Pengguna TikTok Tak Sadar, Langsung Banjir Komentar

SMeCK Hooligan Tagih Janji Manajer PSMS Medan Mundur karena Ayam Kinantan Gagal Lolos ke Liga 1

Menurutnya, gol PSIS tidak sah karena sudah lebih dari tambahan waktu.

Hal tersebut juga sempat diprotes beberapa official Persiraja setelah pertandingan dengan mendatangi wasit.

"Jadi kita minta kepada PSSI dalam hal ini komite wasit, bukan saja mengevaluasi wasit."

"Tapi juga kami tidak terima dengan hasil ini."

"Karena ini jelas golnya sudah di menit sembilan lima lebih," tambahnya.

Hasil laga ini semakin membuat Persiraja berada di dasar klasemen.

Paulo Hendrique dkk saat ini hanya mengoleksi 6 poin dari 19 pertandingan terakhir.

"Kita sekarang mau kirim surat protes, hari ini kita kirim, kita mau lihat apa jawaban PSSI. Apa ada evaluasi terhadap wasit, atau ada perubahan terhadap hasil pertandingan."

"Kalau mau bunuh tim di luar pulau Jawa, bukan seperti itu cara bunuhnya."

"Kalau gak suka sama tim di Aceh, ya kirim surat aja biar gak usah ikut kompetisi," pungkasnya.

ARSENAL Mati Kutu Dibuat Liverpool, Mikel Arteta Janji Balas Leg Ke-2 Piala Liga Inggris di Anfield

BERITA Piala Afrika - AFCON Buka Suara Terkait Kontroversial Wasit Tiup Peluit Belum 90 Menit

(*/tribun-medan.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved