Breaking News:

Kompolnas Bilang Copot Dulu Kapolrestabes Medan agar Pemeriksaan soal Suap Lebih Mudah

Kompolnas Poengky Indarti merespons, Kombes Riko Sunarko sebaiknya dicopot atau digeser dari posisinya

Editor: Salomo Tarigan
KompasTV
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti 

TRIBUN-MEDAN.com - Kepolisian RI memastikan Propam Polda Sumatera Utara (Sumut) telah turun tangan terkait kabar soal Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko diduga menerima suap dari istri terduga gembong narkoba Jusuf alias Jus.

Namun, komisioner Kompolnas Poengky Indarti merespons, Kombes Riko Sunarko sebaiknya dicopot atau digeser dari posisinya terlebih dahulu, agar lebih mempermudah proses pemeriksaan.

Diketahui, dugaan suap itu berdasarkan hasil pengungkapan di persidangan atas terdakwa Bripka Ricardo Siahaan.

Bripka Ricardo adalah Anggota Sat Res Narkoba Polretabes Medan yang didakwa menyimpan narkoba dan mencuri uang barang bukti senilai Rp 650 juta.

Sebelumnya, Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo berjanji, dia akan 'menggarap' semua pejabat, termasuk penyidik yang disebut telah menerima dan menikmati suap dari Imayanti.

Kepala Divisi (Kadiv) Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo
Kepala Divisi (Kadiv) Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo (TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH)

"Saya sudah perintahkan Karo Paminal Propam Polri untuk cek ke Kabid Propam Polda Sumut. Kalau benar ada nama-nama yang muncul, pasti akan kami tindak tegas," kata Ferdy, Rabu (12/1/2022).

 

Dia mengatakan, penindakan tidak hanya di level bawah saja, tapi juga di level atas termasuk Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko.

Bila Kombes Riko Sunarko terlibat dan mengetahui kasus suap itu, terlebih-lebih beli motor pakai uang suap, pasti akan ditindak.

"Pasti akan kami tindak tegas," kata Ferdy. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved