News Video
Gramma Sphere Tempat Ngopi Paling Sekut di Kota Medan, Berasa Seperti Liburan di Santorini
Kafe Grama Sphere, kafe yang beragam konsep outdoor dan indoor di Jalan Sei Serayu Nomor 54 C Medan, jadi tempat favorit paling sekut bagi warga Medan
Penulis: Tria Rizki | Editor: M.Andimaz Kahfi
"Untuk konsep bangunannya klasik modern yang mengarah pada konsep quality of live, terinspirasi juga dari buku the blue zones of happiness pengarang dan buettner. Menceritakan bagaimana cara kita sebagai makhluk hidup bahagia dan berumur panjang, dalam hal ini umur panjang di analogikan dengan hewan kura-kura yang memiliki umur lebih dari 100 tahun. Jadi tempurung kura-kura ini menjadi ide logo Grama Sphere," ucap Aan.
Nah, tribuners tidak akan merasakan bosan bila berkunjung ke Grama Sphere karna memiliki tiga konsep yang berbeda.
"Gramma itu artinya zona atau wilayah, sphere itu artinya lapisan langit jadi dibuatlah 3 segment yang berbeda seperti outdoor depan, indoor dan outdoor belakang yang memiliki perbedaan sehingga orang yang datang tidak merasa bosan," kata Aan.
Selain menikmati suasananya yang nyaman dan banyak spot foto instagramable, Grama Sphere juga menawarkan beberapa menu yang dapat tribuners coba.
"Bisa dicoba minuman khas Grama ada the sphere (kopi susu aren), minuman khas Italia guillermo (kopi yang di campur lemon), selain itu ada maincourse dan dessert, jadi lengkap pilihan menu nya,"ujar Aan.
Walaupun kafe seperti ini sangat mudah ditemukan berbagai sudut di Kota Medan, Grama Sphere memiliki ciri khas tersendiri.
"Kami ingin yang datang kemari bukan hanya pesan minum dan makan saja tapi dia merasakan tempat nya nyaman, bersih, kami meminimalisir tempat cas agar yang datang kesini itu lebih sering cerita dari pada main handphone dan kami selalu mengupayakan pelayanan yang terbaik untuk semua customer," tuturnya.
Selain itu Gramma Sphere juga terinspirasi dengan negara Santorini yang memiliki ciri khas bangunan semua berwarna putih dan latar foto yang cantik.
"Kami terinspirasi dengan negara Santorini, di negara ini memiliki bangunan yang serba putih sehingga untuk foto di sini latarnya cantik. Jadi kami ingin yang datang kesini merasakan seperti di Santorini," kata Aan.
Aan menuturkan kuliner di Gramma Sphere ini di banderol dengan harga mulai 35 ribu Rupiah hingga 60 ribu Rupiah selain itu ada minuman dengan harga mulai dari 25 ribu Ruoiah hingga 30 ribu Rupiah.
Masih dalam keadaan pandemi Aan berharap dapat mempertahankan eksistensi bisnis dan Gramma Sphere dapat menjadi tempat yang nyaman.
"Harapannya Gramma ini punya umur yang panjang, bisa tetap eksis terus apalagi di masa pandemi. Agar bisa bertahan dan konsisten menjadi tempat melepas penat, sehingga yang datang menjadi happy kembali," pungkasnya.
(cr16/tribun-medan.com)