Setelah Jual 2 Unit KRI, Prabowo Sebut Bakal Ada Pembelian 50 Kapal Perang Baru hingga 2024

Indonesia telah menjual dua kapal perang Republik Indonesia (KRI) yakni KRI Teluk Penyu 513 dan KRI Teluk Mandar 514.

AP/Vincent Thian
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 

TRIBUN-MEDAN.com - Indonesia telah menjual dua kapal perang Republik Indonesia (KRI) yakni KRI Teluk Penyu 513 dan KRI Teluk Mandar 514.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memastikan bahwa kekuatan TNI Angkatan Laut tidak berkurang dengan penjualan dua armada tempur itu. 

Dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI, Prabowo mengaku bahwa pemerintahan Joko Widodo dan DPR RI memberi "dukungan politik yang luar biasa" penuh penguatan TNI, termasuk AL, dalam hal pengadaan alutsista.

"Insya Allah dalam waktu yang bisa kelihatan, bahwa TNI akan menjadi sangat kuat di Asia Tenggara. Angkatan Laut kita akan kembali jaya di samudera," kata Prabowo saat sidang, Kamis (27/1/2022).

Baca juga: VIRAL Boyband K-Pop NCT Dream Joget Koplo Mendung Tanpo Udan, Kpoper: Kaget Banget Sumpah

Baca juga: Bukti Kuat Dugaan Suap dan Korupsi Bupati Langkat nonaktif Ditemukan di Perusahaan sang Anak

"Saya telah laporkan ke Presiden, ke Kabinet, bahwa dalam 24 bulan, kita akan punya, mungkin sampai dengan 50 kapal perang yang siap tempur," tambahnya.

Prabowo menuturkan, sudah menjadi prosedur bahwa aset-aset alutsista jangan sampai berusia tua.

Sementara itu, KRI Teluk Penyu dan KRI Teluk Mandar saat ini sudah berusia 43 tahun.

Menurutnya, penjualan aset-aset yang sudah uzur semacam itu merupakan hal yang alamiah

Prabowo mengatakan, kapal-kapal yang bisa dirawat tentu akan dioperasikan.

Namun, kapal-kapal yang tak memungkinkan buat dipelihara, tidak bisa diperbaiki, dilaporkan apa adanya.

Menurutnya, mengganti kapal yang sudah usang dengan kapal anyar justru baik untuk penguatan TNI.

"Kami sudah siapkan penggantinya. Tadi KSAL sudah katakan, yang dihapus atau yang akan kita, katakanlah, keluarkan dari daftar aktif, dilelang dan sebagainya, sudah ada penggantinya," jelas Prabowo.

"Insya Allah kami perkuat. Komisi I mendukung, Presiden apalagi, memberi perhatian besar. Dalam beberapa bulan ke depan saya kira kita akan merasa lebih bangga memiliki TNI yang tangguh dan Angkatan Laut kita jaya kembali di lautan kita," ungkap Ketua Umum Gerindra itu.

Penjualan KRI Teluk Penyu dan KRI Teluk Mandar telah disetujui Komisi I DPR RI dalam rapat kerja.

Dua kapal pabrikan Korea Selatan yang masing-masing dibeli seharga Rp 121-122 miliar itu memiliki taksiran harga jual yang berbeda.

Menurut catatan Prabowo, taksiran harga limit untuk penjualan KRI Teluk Penyu sebesar Rp 4,91 miliar, sedangkan KRI Teluk Mandar sebesar Rp 695 juta. 

Baca juga: Timnas Indonesia Vs Timor Leste Live Indosiar Sore Ini, Beberapa Pemain Bakal Curi Perhatian

Baca juga: Anaknya Dilapor ke Polda Sumut, Bupati Labusel Enggak Komentar

(*/tribun-medan.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved