News Video
Jubir Keluarga Bupati Langkat Nonaktif Minta Komnas HAM Beber Data Tahanan Tewas di Kerangkeng
Minta Komisi Nasional (Komnas) Hak Azasi Manusia (HAM) dan Polda Sumut, beberkan secara transparan adanya korban meninggal dunia di kerangkeng.
Penulis: Satia |
Sebelumnya, Komnas HAM menemukan adanya dugaan penyiksaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di kerangkeng milik Terbit Rencana Peranginangin.
Kerangkeng itu, digunakan untuk membina para pecandu narkoba.
Setelah beberapa hari melakukan investigasi, Komnas HAM menemukan dugaan tindak kekerasan yang berujung kematian di kerangkeng manusia tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Anggota Komnas HAM Choirul Anam dalam pernyataannya.
Diakui Choirul Anam, banyak korban tindak kekerasan dan berujung kematian yang didapati Komnas HAM.
Sementara itu, Jubir lainnya Sangap Surbakti juga menyatakan hal senada. Di mana, dengan menggunakan data sementara dapat menyatakan adanya korban meninggal dunia, diduga karena mendapat penyiksaan di dalam kerangkeng tersebut.
"Apakah Komnas HAM sudah menjalankan SOP dalam kinerja sesuai dengan Undang-undang," katanya.
Sangap meminta kepada Komnas HAM dan Polda Sumut bekerja secara profesional untuk mengumpulkan segala bukti adanya korban meninggal di dalam kerangkeng tersebut.
(Wen/TRIBUN-MEDAN.COM)