Pria Ini Terpaksa Gendong Jasad Anaknya Naik Motor, Gara-gara Sopir Ambulans Minta 700 Ribu
Iba rasanya mendengar cerita pria ini.Belum hilang air matanya karena kehilangan sang anak yang meninggal di rumah sakit.
TRIBUN-MEDAN.com - Iba rasanya mendengar cerita pria ini.
Belum hilang air matanya karena kehilangan sang anak yang meninggal di rumah sakit.
Dia pun terpaksa menggendong jasad sang anak diboncengan, menggunakan sepeda motor menuju rumahnya sejauh 70 kilometer.
Pihak rumah sakit mematok harga 700 biaya pengantaran jenazah menggunakan mobil ambulans
Baca juga: HARI INI Jadwal Kunjungan Jokowi ke Sumut, Tiba di Bandara Silangit Langsung ke Parapat
Sang ayah tidak sanggup memenuhi dengan biaya segitu.
\\
Nama pria tersebut Asdar (29).
Baca juga: Jangan Anggap Remeh Omicron Mirip Flu, Gejala Batuk Kering, Pilek Sakit Kepala
Dia warga Dusun Batu Lappa, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Asdar jadi perbincangan warga di Sinjai.
Baca juga: Pertandingan Liga 1 Madura United vs Persipura Jayapura Ditunda, 68 orang Terpapar Covid-19
Warga banyak yang terharu dengannya.
Asdar terpaksa membonceng bayinya dari Kabupaten Bone ke Kabupaten Sinjai dengan sepeda motor.
Jarak kedua kabupaten itu sekitar 70 Km.
Bayi yang diboncengnya ternyata sudah meninggal.
Ia ditemani seorang kakaknya bernama Agus.
Baca juga: CARA Mendapat Obat Gratis bagi Pasien Covid-19 Isoman, Berikut Link Akses Telemedisin dari Kemenkes
Mereka membonceng bayinya dengan menggunakan sepeda motor setelah meninggal dunia di Rumah Sakit Pancaitana Kabupaten Bone.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-ayah-pria-gendong-anak.jpg)