News Video

Youtube Blokir Iklan dan Monetisasi Rusia, Dikabarkan Facebook Juga Melakukan Hal Serupa

Kebijakan Youtube ini dilakukan atas permintaan Menteri Transformasi Digital Ukraina Mykhalio Federov.

Pihaknya telah melarang media pemerintah Rusia menjalankan iklan atau monetasi di platform manapun di dunia.


TRIBUN-MEDAN.COM
- Pihak Youtube akhirnya membuat tindakan di tengah memanasnya konflik antara Rusia dan Ukraina.

Pihaknya kini memblokir monetisasi akun media-media Rusia di platformnya.

Perusahaan milik Google ini memblokir channel milik pemerintah Rusia dari iklan dan monetisasi.

Kebijakan Youtube ini dilakukan atas permintaan Menteri Transformasi Digital Ukraina Mykhalio Federov.

Dikabarkan bahwa selain Youtube, Facebook sebelumnya juga melakukan hal serupa.

Facebook telah membatasi akses kemampuan media pemerintah Rusia untuk mendapatkan uang atau memonetisasi dan mengelola iklan di platform miliknya.

Kepala kebijakan keamanan raksasa media sosial, Nathaniel Gleicher memberikan komentarnya.

Pihaknya telah melarang media pemerintah Rusia menjalankan iklan atau monetasi di platform manapun di dunia.

Hal itu dilakukan, lantaran pemerintah Rusia menyebut akan membatasi layanan Facebook setelah menolak perintah pihak berwenang untuk berhenti menggunakan pemeriksa fakta dan label peringatan konten.

Baca juga: 70 Pria Jepang Rela Dikirim untuk Bantu Militer Ukraina Lawan Rusia

Baca juga: Fakta Tentang Pesawat Raksasa Terbesar di Dunia milik Ukraina yang Dihancurkan Rusia

Terkait hal itu, Juru Bicara Meta Nick Glegg menyebutkan, bahwa pihaknya menolak hal tersebut.

Ia mengatakan bahwa Facebook sendiri saat ini menjadi front dalam invasi Rusia ke Ukraina yang menyimpan informasi yang terkadang menyesatkan atau pemantauan real-time.

Regulator Rusia juga menuduh bahwa Facebook itu menyensor dan melanggar hak-hak warga negaranya, dan akhirnya membatasi akses Facebook di Rusia. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul YouTube Juga Blokir Iklan dan Monetisasi Pemerintah Rusia di Platform Videonya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved