Rusia vs Ukraina

Rusia Ungkap Kekecewaannya pada India karena Hal Ini

Rusia ungkap kekecewaannya pada India. Di mana, media India menuduh kedua negara saling menyebarkan propaganda dan informasi palsu satu sama lain.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
twitter/kolase tribun-medan.com
Presiden Rusia-India: Di Tengah Invasinya ke Ukraina, Rusia Mendadak Ungkap Kekecewaannya pada India karena Hal Ini 

"Sangat menghargai posisi independen dan seimbang India pada pemungutan suara di DK PBB pada 25 Februari 2022," tweetnya sebelumnya.

Menurut Roman Babushkin, penjabat duta besar Rusia untuk India, respons New Delhi terhadap Ukraina timur sepenuhnya independen. “Rusia menyambut baik pendirian India di Ukraina".

"India, sebagai kekuatan global kadang-kadang, memiliki pandangan yang seimbang dan independen tentang Ukraina. Kedua negara telah berbicara tentang situasi di sana berkali-kali di tingkat bilateral dan multilateral,” katanya kepada The Hindu pada 24 Februari 2022.

Kedutaan Rusia sebelumnya menggunakan media sosial untuk mengkritik media India karena liputan mereka tentang krisis Ukraina dan situasi di Kazakhstan.

Media India, menurut kedutaan, memberikan gambaran yang menyesatkan tentang situasi di kedua negara.

Dua hari setelah rilis pernyataan ini, pihak kedutaan kembali turun ke media sosial, kali ini menggunakan akun Facebook Kementerian Luar Negeri Rusia untuk mengkritik liputan media India tentang masalah Ukraina.

Paragraf pertama postingan tersebut berbunyi: Dengan penyesalan yang mendalam, kami mencatat bahwa beberapa media #India sekali lagi berusaha untuk memaksakan gambaran yang menyimpang tentang situasi di sekitar krisis internal Ukraina dan untuk membalikkan pendekatan #Rusia tentang masalah tersebut, termasuk dengan menyebarkan hal-hal yang berlebihan oleh pejabat #Ukraina.”

Kedutaan kemudian menggarisbawahi bahwa Rusia tidak mengancam siapa pun dan menangani masalah ini dengan sangat hati-hati.

Moskow telah menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka tidak memiliki niat untuk memerangi “persaudaraan rakyat Ukraina” atau mengadvokasi solusi militer untuk konflik tersebut.

(*/tribun-medan.com/ intisari)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved