Fakta Tewasnya Dokter Sunardi, Terduga Teroris JI, Keluarganya Kecewa Ditembak Mati Densus 88

Perwakilan keluarga, Endro Sudarno, menilai tindakan Densus 88 mengakibatkan Sunardi meninggal dinilai gegabah.

Kolase Twitter @DeeJee_007
Fakta Tewasnya Dokter Sunardi, Terduga Teroris JI, Keluarganya Kecewa Ditembak Mati Densus 88 

Ahmad Ramadhan memaparkan dokter Sunardi pernah menjabat sebagai Amir Khidmat.

Selain itu, Sunardi pernah menhabat sebagai deputi dakwah dan informasi di Jemaah Islamiyah.

"Yang bersangkutan juga pernah menjabat sebagai Amir Khidmat. Jabatan adalah deputi dakwah dan informasi dan yang bersangkutan sebagai nasihat Amir JI dan juga penanggung jawab Ilal Ahmar Society," kata Ramadhan dalam konferensi pers virtual, Kamis (10/3/2022).

6. Agresif Melawan

Penembakan Densus 88 terhadap Sunardi terduga teroris terjadi pada Rabu (9/3/2022) malam.

Saat itu, Sunardi melarikan diri menggunakan mobil pribadinya.

Saat mencoba diamankan, Sunardi diduga agresif melawan.

Sunardi sempat menabrak pagar rumah warga hingga rusak di Kelurahan Sugihan, Bendosari, Sukoharjo.

Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyebutkan Sunardi melakukan penyerangan terhadap petugas dengan menabrakkan mobilnya ke arah polisi.

"Terhadap terduga teroris dilakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia," ujar Iqbal, dikutip Tribunjabar.id.

Menurut Ahmad Ramadhan, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terhadap SU karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

7. Keluarga Kecewa

Pihak keluarga ungkap kekecewaan atas peristiwa tembak mati kepada dokter Sunardi.

Keluarga Sunardi akan melakukan upaya hukum, setelah penangkapan yang mengakibatkan meningalnya Sunardi oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri.

"Proses hukum sudah ada yang mendekati kami, cuma belum kami sampaikan kepada pihak keluarga. Dan tidak etis kalau saat ini langsung berbicara hukum," kata perwakilan keluarga, Endro Sudarno, kepada Kompas.com, Kamis (10/3/2022).

Keluarga Sunardi mengupayakan jalur hukum, karena mereka yakin kalau Sunardi tidak tergabung dalam aksi terorisme.

Pihak keluarga juga kecewa dengan sikap Densus 88 yang gegabah dalam menindak seseorang, dalam hal ini Sunardi.

(*/ Tribun-Medan.com)

Artikel ini sudah tayang di Tribun Jabar

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved