Rusia vs Ukraina

RUSIA Kewalahan Hadapi 2 Senjata Mini Ukraina Ini, Sudah 30 Jet dan 750 Alat Tempurnya Dihancurkan

Selain Drone Bayraktar TB2 buatan Turki, tampaknya rudal portabel buatan Jerman dan AS yang ditembakkan dari bahu terbukti sangat efektif bagi pasukan

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Kolase Tribun-Medan.com/twitter
Dua senjata mini andalan Ukraina mampu menghancurkan pasukan Rusia. Ukraina mengklaim telah menjatuhkan setidaknya 30 jet tempur Rusia dan sebanyak 750 alat hingga tank disita. 

Setiap sistem Bayraktar TB2 terdiri dari enam kendaraan udara, dua stasiun kontrol tanah (GCS), tiga terminal data tanah (GDT), dua terminal video jarak jauh (RVT) dan peralatan pendukung tanah.

Kendati hanya dapat membawa amunisi terbatas, TB-2 mampu menghancurkan kendaraan lapis baja. Bayraktar TB2 dilengkapi dengan sensor statis Pitot, laser altimeter dan modul sensor alpha beta, serta sensor kecepatan, suhu dan tingkat bahan bakar.

Dalam dua tahun terakhir, Bayraktar TB2 Turki telah muncul tidak hanya di Ukraina, tetapi juga di Ethiopia, Azerbaijan, Libya, dan Suriah.

"Dalam beberapa tahun terakhir, Bayraktars telah mencetak beberapa keberhasilan yang sangat terkenal," kata Tony Osborne, kepala biro London Aviation Week, sebuah publikasi yang berfokus pada industri kedirgantaraan.

"Saya berpendapat bahwa itu sekarang drone paling terkenal dari semuanya,"pungkasnya.

Video yang dibagikan oleh angkatan bersenjata Ukraina pada hari Minggu mengungkapkan salah satu nilai jual utama drone. Itu berarti bahwa mereka mampu menimbulkan kerusakan yang tidak proporsional pada perangkat keras musuh, jauh lebih murah daripada drone lain, dan dengan risiko rendah.

Tony Osborne memperkirakan bahwa drone Bayraktar dijual ke Ukraina dengan harga masing-masing satu digit jutaan dolar. Ini termasuk murah dibandingkan sistem rudal permukaan-ke-udara Rusia yang dihancurkan dalam video pada hari Minggu bisa bernilai hingga $50 juta.

"Hal penting tentang ini adalah harganya murah, dan ketika harganya murah, Anda tidak begitu khawatir kehilangannya," katanya. 

(*/tribun-medan.com/ tribunnews.com/reuters/kompas.com/Intisari)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved