Berita Tokoh

8 Putra Batak yang Pernah Jadi Wali Kota Medan, Luat Siregar hingga Bobby Nasution

Terdapat deretan putra Batak yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Sumatera Utara yang memiliki segudang prestasi yang membanggakan.

Tayang:
Penulis: Tria Rizki |
HO / Tribun Medan
Putra Batak yang Pernah Menjabat Wali Kota Medan 

Namun Akhyar keluar dan bekerja sebagai staf laboratorium di PT Fajar Hamparan Mas tahun 1995, dan tahun 1988 Akhyar melanjutkan pendidikan S1 Teknik Sipil di Universitas Sumatra Utara.

Awal karir politik Akhyar bermula dengan menjadi Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Deli tahun 1998, selanjutnya dia pun melanjutkan pendidikan S2 Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Pedesaan di Universitas Sumatera Utara.

Selanjutnya dia berhasil menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Medan periode 1999 hingga 2004, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Sumatera Utara tahun 2008, dan Wakil Sekretaris Eksternal tahun 2010.

Karir politiknya semakin bersinar dengan berhasil menjabat Wakil Sekretaris Internal tahun 2015 dan menjabat sebagai Wakil Wali Kota Medan karena Dzulmi Eldin ditahan KPK.

Akhyar mencatatkan sejarah baginya dan Kota Medan dengan memiliki jabatan sebagai Wali Kota Medan definitif dengan masa jabatan tersingkat hingga 17 Februari 2021.

8. Bobby Nasution

Bobby Nasution di Stadion Teladan
Bobby Nasution di Stadion Teladan (HO / Tribun Medan)

Muhammad Bobby Afif Nasution lahir di Medan (5 Juli 1991), adalah seorang Wali Kota Medan ke-18 dengan masa jabatan tahun 2021.

Bobby merupakan menantu kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi), suami dari Kahiyang Ayu (anak kedua Jokowi), dan keturunan dari Raja Gunung Baringin Nasution di Panyabungan Timur, Mandailing Natal.

Bobby alumni dari SD Muhammadiyah 02 Pontianak, lanjut sekolah di SMP Negeri 22 Bandar Lampung, dan lanjut sekolah di SMA Negeri 09 Bandar Lampung.

Setelah menyelesaikan pendidikan sekolahnya, dia melanjutkan pendidikannya ke Institut Pertanian Bogor jurusan agribisnis, dan menempuh pendidikan magister di institut Pertanian Bogor jurusan manajemen dan bisnis.

Bobby pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum HIPMI (II) tahun 2019, lalu di tahun 2021 dia menjabat sebagai Wali Kota Medan ke-18 tahun 2021 dengan menggantikan Akhyar Nasution.  

Dalam masa jabatannya, Ia menetapkan lima program prioritas utama yakni penanganan kesehatan, banjir, kebersihan, infrastruktur dan penataan heritage untuk segera dituntaskan guna memberikan ketenangan dan kenyaman bagi masyarakat.

Bobby pun berhasil mendapatkan sejumlah penghargaan yang diraih Pemko Medan, seperti penghargaan kepada Kota Medan sebagai Kota Layak Anak Peringkat Madya tahun 2021 dan penghargaan sebagai pelopor Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA).

Selain itu mendapat penghargaan dari Kementrian Komunikasi  dan Informatika Republik Indonesia sebagai Smart City kategori Smart Governance,  Pemko Medan meraih juara kedua atas pencapaiannya dalam komitmen pengawasan dan pengendalian untuk pemerintah kota dan capaian dalam implementasi penilaian kinerja BKN Award 2021.

Bobby juga meraih piagam penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2020 dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

(cr16/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved