Kasus Binomo Indra Kenz

BONGKAR Indra Kenz Belanja Apa Saja di Turki, Bareskrim Lacak Aset Libatkan PPATK dan Div Hubinter

Bareskrim Polri bakal memeriksa belanjaan tersangka kasus Binomo Indra Kesuma alias Indra Kenz selama di Turki.

Editor: Salomo Tarigan
Instagram/@rumpi_gosip/@indrakenz
Foto Indra kenza mengenakan baju tahanan 

TRIBUN-MEDAN.com - Direktorat Tindak Ekonomi Khusus Bareskrim Polri bakal memeriksa belanjaan tersangka kasus Binomo Indra Kesuma alias Indra Kenz selama di Turki.

Diketahui, Indra Kenz sempat pergi ke Turki saat akan diperiksa oleh penyidik Bareskrim Polri.

Baca juga: LICIK Pengakuan Indra Kenz pada Penyidik Handphone dan Komputer Hilang, untuk Hilangkan Barang Bukti

Di sana, dia mengaku tengah menjalani pengobatan lantaran penyakit yang dideritanya.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menyatakan bahwa pihaknya akan menggandeng Pusat Pelaporan Analisis Transaksi dan Keuangan (PPATK) untuk menelusuri terkait transkasi Indra Kenz selama di Turki.

"Sedang kita dalami, kita minta bantuan teman-teman PPATK untuk mengecek. Dia belanja apa, dia beli apa kan kita minta bantuan," ujar Whisnu kepada wartawan, Kamis (17/3/2022).

Di sisi lain, Whisnu menuturkan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian di luar negeri terkait pelacakan aset milik Indra Kenz.

"Kita ada kerjasama melalui Div Hubinter. Sudah kita lajukan melalui B to B police to police juga melalui teman-teman dari PPATK," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Indra Kesuma alias Indra Kenz tak hanya menghilangkan barang bukti yang terkait dugaan tindak pidana penipuan kasus Binomo. Dia ternyata memindahkan isi rekeningnya agar tidak disita penyidik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan.

Menurutnya, fakta itu diketahui seusai penyidik melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

"Pada saat kita mau sita, dia kan rekeningnya udah sedikit. Cuma Rp1,8 miliar rekeningnya tuh. Udah dipindahin," ujar Whisnu kepada wartawan, Kamis (17/3/2022).

Whisnu menuturkan pihaknya juga kini tengah meminta bantuan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi dan Keuangan (PPATK) untuk melacak rekening milik Indra Kenz. Khususnya untuk mencari aset-aset yang terkait kejahatannya tersebut.

"Kita lagi minta bantuan PPATK buat melacak rekeningnya ke mana aja. Kita nggak bisa buka rekening kan, yang bisa PPATK. Nanti dari PPATK kita dapat tuh transaksinya kemana kemana. Lalu kita cek," jelas dia.

Di sisi lain, Whisnu menuturkan Indra Kenz bukan kali pertama tidak kooperatif dalam pemeriksaan kasus Binomo. Dia juga diduga telah menghilangkan sejumlah barang bukti.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved