Banjir di Siantar

Tiap Hujan Turun, Jalan Ade Irma Suryani di Kota Siantar Ini Berubah Jadi Kolam

Jalan Irma Suryani di Kota Siantar berubah menjadi kolam saat hujan lebat turun

Tayang:
Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Genangan air di Jalan Ade Irma Suryani kian meresahkan pedagang sekitar, khususnya saat musim penghujan dalam tiga hari terakhir, Sabtu (26/3/2022) TRIBUN MEDAN - ALIJA MAGHRIBI 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR- Jalan Ade Irma Suryani, Kota Siantar kerap jadi langganan banjir saat hujan deras mengguyur.

Dalam tiga hari terakhir, Kota Siantar turut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Luapan air yang tak tersalur ke drainase pun menggenang.

Menurut penuturan warga, akibat luapan drainase yang menggenang selama tiga hari terakhir, mereka pun kesulitan berdagang.

Apalagi lampu penerangan jalan tidak maksimal memberi pencahayaan. 

Baca juga: Wanita yang Sengaja Tabrak Pintu SPKT Polres Siantar Hingga Hancur Kini Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

“Sejak hujan turun, aduh, banjir di sini. Kawan-kawan yang jualan pun kebingungan karena nggak ada pedagang yang melipir,” ujar pria bermarga Purba tersebut, Sabtu (26/3/2022) malam.

Warga pun meminta Pemerintah Kota Siantar mengambil langkah perbaikan secepatnya.

Apalagi jelang bulan puasa, merupakan momentum mereka meningkatkan penjualan.

“Kita minta cepatlah diperbaiki. Soalnya mau bulan puasa. Jangan sampai karena banjir, orang nggak mau singgah ke sini,” harapnya.

Diketahui, kawasan Jalan Ade Irma Suryani dihuni sejumlah pedagang kecil menengah.

Baca juga: RESMI Ditahan, Wanita yang Tabrak Kantor Polres Siantar Melanggar Pasal Ini

Mereka menjajakan aksesoris handphone, aksesoris sepeda motor, jasa bengkel dan beberapa pedagang makanan malam.

Selain, drainase bermasalah, permukaan sepanjang Jalan Ade Irma Suryani banyak berlubang.

Tak jarang mengancam nyawa pengendara saat melintas di malam hari.

Sementara itu, Plt Kadis PUPR Dedy Tunasto Setiawan mengatakan pihaknya tak bisa melakukan perbaikan Jalan Ade Irma Suryani, mengingat status jalan tersebut berada dalam kewenangan Pemprov Sumut.

“Sedang kita koordinasikan ke Pemerintah Provinsi. Karena memang jalan tersebut berada dalam wewenang Provinsi,” ujarnya seraya meminta waktu bersabar.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved