TRIBUNWIKI
DERETAN Putra Batak yang Sukses Jadi Direktur Utama BUMN, Miliki Segudang Prestasi
Ternyata terdapat deretan putra Batak yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama di Indonesia yang memiliki segudang prestasi.
Penulis: Tria Rizki | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Badan Usaha Miliki Negara (biasa disingkat BUMN) merupakan perusahaan yang dimiliki oleh negara dan usahanya dijalankan oleh negara.
BUMN bertugas menyelenggarakan urusan dalam bidang pembinaan badan usaha milik negara, menyedia berbagai layanan dalam kebutuhan masyarakat, dan dipimpin oleh Direktur Utama.
Direktur utama merupakan jenjang atau jabatan tertinggi dalam perusahaan, yang memiliki tugas untuk menyusun, mengomunikasikan, dan menentukan kemana arah yang akan ditempuh oleh perusahaan.
Ternyata terdapat deretan putra Batak yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama di Indonesia yang memiliki segudang prestasi hingga mendapatkan penghargaan yang bergengsi .
Baca juga: DERETAN Duta Besar Berdarah Batak Berprestasi, Ada yang Mendapatkan Medali Penghargaan Bergengsi
Berikut sosok Direktur Utama (Dirut) berprestasi Berdarah Batak yang memiliki segudang prestasi :
1. Alex Sinaga
Ir. Alex Janangkih Sinaga, M.Sc lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara (27 September 1961), adalah seorang profesional dan Mantan Direktur Umum (Dirut) PT Telekomunikasi Indonesia Persero Tbk tahun 2014.
Alex alumni dari SMA Negeri 3 Pematang Siantar, melanjutkan pendidikan keInstitut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Elektro Komunikasi dan menempuh pendidikan Master of Science (MSc) in Telematics University of Surrey, Inggris.
Perjalanan karirnya hingga memiliki jabatan mulai di tahun 2000 sebagai General Manager PT Telkom Indonesia di Jakarta Barat dan di perusahaan yang sama dia berhasil menjabat sebagai Senior Manager of Performance 2nd Regional Division.
Selanjutnya dia mendapatkan kesempatan dengan menjabat sebagai Head of Fixed Wireless Network (Telkom Flexi) Division Telkom tahun 2003, lalu menjabat sebagai Head of Enterprise Service Division tahun 2005, dan pernah menjabat sebagai Direktur Utama di PT. Multimedia Nusantara tahun 2007.
Dalam satu tahun kemudian, dia berhasil dengan menjabat sebagai Komisaris Utama PT Sigma Cipta Caraka dan Direktur Utama PT. Telkomsel tahun 2012 dengan menggantikan Sarwoto Atmosutarno dalam kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Berkat kerja kerasnya di tahun yang sama dia mendapat jabatan sebagai Komisaris Utama dan Direktur Utama tahun 2014 hingga 2019 dengan menggantikan Arief Yahya dalam kabinet Presiden Joko Widodo.
Dan sekarang Alex menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pos Indonesia tahun 2019 dengan menggantikan Hasnul Suhaimi dalam kabinet Presiden Joko Widodo.
Selain itu, Alex juga memiliki deretan penghargaan yang mengharumkan tanah Batak, seperti Indonesia Most Admired CEO untuk kategori Industri Telekomunikasi tahun 2014 dari Warta Ekonomi dan Best of CEO Commitmen on Human Capital Development dari Indonesia Human Capital Studi Award tahun 2015 hingga 2016.
Alex juga mendapatkan penghargaan TOP IT Leadership dari TOP IT & Telco Award tahun 2016, CEO of The Year Asia Pacific ICT Award 2016 dari majalah investor, dan Spoke Person of the Year 2017 dari Majalah Mix Marketing & Communication.
Satu tahun kemudian, dia mendapatkan penghargaan anugerah Badan Usaha MIlik Negara (BUMN) tahun 2018 dari Menteri BUMN dan Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama tahun 2018 dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Baca juga: DAFTAR Lengkap Marga Batak Toba dan Tradisinya, Mulai dari Perkenalan Hingga Acara Pernikahan
2. Elia Massa Manik
Elia Massa Manik lahir di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (1 Mei 1965), adalah seorang profesional dan Mantan Direktur Umum (Dirut) Pertamina tahun 2017.
Elia alumni dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1983 hingga 1988 dan ASEAN Institude of Management Filipina tahun 1980 hingga 1992.
Perjalanan karirnya dimulai dengan bekerja di PT Indofood Sukses Makmur (INDF) dan bekerja ke Suez Group hingga tahun 2001.
Selanjutnya dia bergabung dengan PT Jababeka, PT Kiani Kertas, dan pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Elnusa tahun 2011 hingga 2014.
Dalam dua tahun, dia juga berhasil bekerja di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III tahun 2016 dengan mengelola 14 perusahaan perkebunan negara dengan jumlah pegawai sebanyak 139.000.
Berkat kerja kerasnya Elia berhasil menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina tahun 2017 hingga 2018.
3. Insan Tobing
Insan Purwarisya L Tobing adalah seorang profesional dan Mantan Direktur Umum (Dirut) Pelni tahun 2017.
Perjalanan karirnya yang memiliki jabatan dimulai sebagai Asisten Manajer Perencanaan dan Pengembangan Pertamina-Direktorat Hulu tahun 2004 hingga 2005, lalu pernah menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan Pengembangan SDM Pertamina EP tahun 2006 hingga 2007.
Selanjutnya Insan pernah menjabat sebagai VP HRD Pertamina EP tahun 2007 hingga 2010, menjadi VP People Management Pertamina tahun 2010 hingga 2012, dan menjabat sebagai Komisaris Pertamina EP Cepu tahun 2011 hingga 2015.
Pada tahun yang sama Insan juga berhasil dengan menduduki jabatan sebagai SVP HR Development Pertamina, Komisaris PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi, dan pernah menjabat sebagai Direktur SDM dan Umum Pelni tahun 2016.
Ketekunannya membuahkan hasil dengan berhasil menjabat sebagai Direktur Umum (Dirut) Pelni Persero yang menggantikan Nicke Widyawati.
(cr16/tribun-medan.com)