Ramadhan 1443 Hijriyah

Keutamaan Sholawat Jibril di Bulan Ramadhan, Zikir Harian Pendatang Rezeki dan Rahmat

antara bacaan sholawat yang bisa dilantunkan adalah Sholawat Nariyah dan sholawat Jibril.

Editor: Dedy Kurniawan
Bangkapos.com
Doa Kepada Allah Memohon Petunjuk 

TRIBUN-MEDAN.com - Satu di antara amalan baik yang bisa dikerjakan pada Bulan Ramadan adalah memperbanyak sholawat.

Satu kali sholawat dijanjikan Allah 10 balasan kebaikan. 

Di antara bacaan sholawat yang bisa dilantunkan adalah Sholawat Nariyah dan sholawat Jibril.

Adapun sholawat merupakan makna permohonan doa agar Allah SWT melimpahkan segala rohmah atau kasih sayang kepada Nabi Muhammad SAW.

Di sisi lain, tujuan mengamalkan sholawat ini adalah agar Nabi Muhammad SAW melimpahkan syafaat kepada orang tersebut di hari kiamat kelak. 

Baca juga: Rugi Diabaikan, Inilah Amalan yang Dianjurkan pada 10 Hari Pertama Puasa Ramadhan

Baca juga: Bak Karma Mantan Suami Dicerai Istrinya, Ikke Nurjanah Akui Rasa Cemburu Ke Ririn Dwi Ariyanti

 
Hal ini lantaran, Nabi Muhammad SAW yang mampu memberikan syafaat atau pertolongan kepada umatnya.

Baca juga: Sucikan Diri Sebelum Puasa, Simak Tata Cara Mandi Wajib Memulai Ramadhan, Ini Waktu Terbaik

Perintah bersholawat ini tertuang dalam Alquran Surah Al Ahzab ayat 56 sebagai berikut.

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Artinya: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." 

Sholawat Nariyah

Baca juga: Hukum Niat Puasa Dibaca Untuk Langsung Sebulan, Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad


Dilansir dari buku Sholawat Populer: Esensi Shalawat Bagi Ummat Nabi Muhammad SAW oleh Tuan Guru KH. Suhaidi Ghazali, M.Pd.I, sholawat nariyah disusun oleh Syekh Nariyah.

 Sholawat Nariyah biasanya dilantunkan di pesantren dan majelis-majelis pengajian.

أللّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujan pun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua diketahui oleh Engkau.”

Baca juga: Hukum Niat Puasa Dibaca Untuk Langsung Sebulan, Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Keutamaan Sholawat Nariyah

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved