Aksi Demo Mahasiswa

KETIKA Politisi PDIP Ramai-ramai Kritik Luhut, Minta Mengundurkan Diri, dan Dukung Demo

Di tengah aksi demonstrasi mahasiswa, sejumlah politisi PDI Perjuangan mengkritik Luhut Binsar Panjaitan dan minta Jokowi segera mencopotnya

Editor: AbdiTumanggor
maritim.go.id
Menko Marves Luhut Panjaitan 

Luhut mengklaim data itu benar ada, namun tidak ingin membukanya ke publik.

Lebih jauh Masinton Pasaribu mengatakan aksi demonstarasi massa mahasiswa harus dimaknai sebagai kritik dan perlawanan anak muda terhadap elit tua yang rakus jabatan dan serakah ingin menguasai sumber daya kekayaan alam Indonesia.

Bahkan Masinton menjelaskan, oknum elite di Kabinet itu secara terang-terangan berupaya membajak konstitusi dan menenggelamkan demokrasi demi mencapai tujuan keserakahannya.

Aktivis 1998 ini menegaskan esensi dari perjuangan gerakan reformasi dan demokrasi tahun 1998 lalu adalah pembatasan kekuasaan. Tanpa adanya pembatasan kekuasaan secara demokratis akan melahirkan kesemena-menaan (tiran), berwatak rakus dan serakah (oligarki kapitalis).

"Mengutip dari Mahatma Gandhi, ”Bumi menyediakan hal yang cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap orang, tetapi tidak untuk orang-orang yang serakah !”

"Panjang umur Pemuda Indonesia melawan keserakahan elit tua rakus pembajak konstitusi !" pungkasnya dikutip dari Tribunnews.com.

Politis PDIP Sumut Dukung Aksi Mahasiswa, Minta Menteri Dipecat

Di Medan, Sumatera Utara, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting  dari PDIP menemui ratusan mahasiswa yang menggelar aksi di depan gedung DPRD Sumut, jalan Imam Bonjol, Kota Medan, Rabu (13/4/2022).

Mengenakan kemeja putih, Baskami keluar dari gedung DPRD dan menaiki mobil komando yang dibawa oleh peserta aksi. Di depan para mahasiswa, Baskami mengatakan mendukung aksi mahasiwa dan siap mendengarkan segala tuntutan. "Kami mendukung aksi mahasiswa hari ini, kami akan mendengarkan apa yang disampaikan oleh kawan kawan mahasiswa," ujar Baskami.

Politis PDI Perjuangan itu mengatakan setuju dengan tuntutan mahasiswa yang menolak penundaan pemilihan umum.

Kata Baskami, PDI Perjuangan dengan tegas telah menolak penundaan Pemilu dan wacana Jokowi tiga priode. 100 DPRD Sumatera Utara tolak pemilu, dan minta Presiden Jokowi pecat Menteri yang tidak bisa kerja.

"Kami juga sudah menolak adanya penundaan Pemilu. Kita sepakat jika Pemilu akan tetap dilaksanakan pada tahun 2024" kata Baskami.

Baskami lantas berjanji akan membawa tuntutan mahasiswa ke pemerintah pusat di Jakarta. "Kami catat dan akan menyampaikan segala tuntutan mahasiswa di Sumut ke pemerintah pusat," kata dia.

Aksi mahasiswa yang berlangsung di depan gedung DPRD Sumut diikuti beberapa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang ada di Kota Medan.

Dalam aksinya mahasiswa menyesalkan wacana presiden tiga priode dan penundaan Pemilu.

Selain itu para mahasiswa mendesak agar pemerintah membatalkan undang undang Ibu Kota Nusantara, serta naiknya BBM dan kelangkaan minyak goreng.

Kritisi Jabatan Baru Luhut

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved