Berita Taput

Ngaku Anggota Satpol PP, Dua Residivis Cabuli Remaja Putri di Persawahan

Satu dari dua residivis kejahatan yang merudapaksa seorang remaja masih berkeliaran dan belum tertangkap

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
HO
Tersangka JFS, pelaku cabul terhadap anak dibawah umur di Kabupaten Tapanuli Utara diringkus polisi dan kini sudah berada di Mapolres Taput. 

TRIBUN-MEDAN.COM,TAPANULI UTARA - Dua residivis masing-masing JFS warga Siwaluoppu, Desa Siraja Oloan, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara dan BL warga Lumban Jurjur, Desa Aek Siansimun, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput merudapaksa remaja wanita berinisial RUBM (17) di Kabupaten Tapanuli Utara.

Satu dari dua pelaku berinisial JFS sudah ditangkap.

Namun, BL masih berkeliaran.

Menurut Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, peristiwa rudapaksa terhadap korban terjadi pada Jumat (15/4/2022) sekira pukul  22.30 WIB.

Kala itu, korban RUBM bersama pacarnya berinisial RHMS duduk di gubuk yang ada di Desa Aek Siansimun, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Taput.

Baca juga: Sat Reskrim Langkat Tangkap 7 Pelaku Pemerkosaan Terhadap Anak Dibawah Umur

"Saat duduk bersama pacarnya, kedua pelaku datang mengaku sebagai petugas Satpol PP. Pelaku mengancam korban akan membawanya ke kantor Satpol PP," kata Walpon, Senin (18/4/2022). 

Agar korbannya yakin, tersangka JFS memboyong  RHMS naik sepeda motor dan membawanya ke depan kantor Satpol PP.

Pacar korban diturunkan didepan kantor Satpol PP, agar korbannya yakin. 

“Setelah tersangka JFS meninggalkan RHMS di depan kantor Satpol PP, tersangka kembali menjemput korban dan temannya ke tanggul. Lalu dengan berboncengan tiga, mereka pergi ke satu gubuk di Desa Aek Siancimun,” ungkapnya. 

Baca juga: Banding Ditolak, Pesepakbola Brasil Robinho Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Pemerkosaan

Ia menjelaskan, setelah tiba di gubuk, kedua tersangkapun mengancam korban agar tidak berteriak dan memperkosanya secara bergiliran.

“Setelah nafsu bejat kedua tersangka terlampiaskan, korban pun diantar kembali ke tempat semula di tanggul tersebut sendirian,” ungkapnya. 

Lalu, pagi harinya korban menceritakan peristiwa tersebut kepada keluarganya.

“Sehingga orang tua korban melapor ke Polres Taput,” tuturnya.

Baca juga: Oknum Sopir Angkot di Kabanjahe Dikeroyok Warga, Percobaan Pemerkosaan Penumpang

Diketahui, bahwa kedua pelaku merupakan residivis

“Kedua tersangka ini memang sudah residivis dan sering masuk keluar penjara. Tersangka BL sudah pernah melakukan pembunuhan seorang gadis di Taput dan dihukum 18 tahun. Sedangkan JFS  juga sudah pernah terlibat kasus perampokan dan pembunuhan tauke getah di Sidempuan dan dihukum 20 tahun penjara. Setelah mereka keluar lalu melakukan kejahatan kembali,” terangnya.(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved