Berita Sumut
Konsumsi BBM dan LPG Diprediksi Meningkat Jelang Lebaran, Pertamina Lakukan Hal Ini
Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran dan stok BBM dan LPG aman, mengingat adanya kemungkinan kenaikan jumlah konsumsi selama lebaran
Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Array A Argus
"FAME ini akan menjadi bahan pencampuran bahan bakar nabati yang mendukung kebijakan B30 dari pemerintah," katanya.
Dijelaskannya, Methanol merupakan komponen pencampuran dalam BBM yang diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk energi yang lebih ramah lingkungan.
Sedangkan, SMO merupakan bahan kimia yang dihasilkan dari pencampuran antara Methanol dengan Sodium Hydroxide yang digunakan sebagai katalis untuk proses transesterifikasi dengan minyak sayur dan bahan kimia lainnya untuk dijadikan FAME.
"FAME tersebut akan disalurkan ke Fuel Terminal Pertamina di seluruh Indonesia sebagai bahan pencampuran Biodiesel," ucapnya.
Sementara itu, Region Manager Corporate Sales Sumbagut, Samuel Hamonangan Lubis mengatakan, untuk kebutuhan suplai, sebanyak sepuluh iso tank SMO telah dipesan dengan total kapasitas 225 Metric Ton (MT) dan Methanol telah dipesan sebanyak 3.100 MT.
“Potensial kebutuhan produk SMO dapat mencapai 75.000 MT dan Methanol hingga 375.000 MT dalam setahunnya di seluruh wilayah Sumbagut yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau untuk suplai yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Samuel, target kedepannya adalah adanya perluasan portofolio produk petrokimia yang dijual oleh PT Pertamina Patra Niaga khususnya Corporate Sales Sumbagut.
Sehingga pihaknya dapat mendukung kebutuhan masyarakat Indonesia akan produk petrokimia yang terus meningkat setiap tahunnya. (cr9/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pertamina-jamin-ketersediaan-stok-BBM.jpg)