TRIBUNWIKI
SOSOK Disti Nuaridho, Enterprener dan Pegiat Sosial yang Pegang Prinsip Kebermanfaatan
Ketika ia mendengar kalimat itu, ia merasa bahwa rugi sekali rasanya ketika hidup sekali apabila ia tidak berguna bagi orang lain.
Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Ayu Prasandi
Begitu pula dalam Rumah Tahfidz yang dikelola dan kembangkan secara gratis untuk anak yatim dan fakir miskin, Disti merasakan kebahagiaan dalam dirinya ketika ia mampu bermanfaat bagi orang lain.
Baca juga: Sosok Sederhana Buya Syafii Maarif, Hobi Bersepeda dan Naik KRL
Momen Terbaik Melihat Anak di Pesantren
Dalam hidupnya, Disti merasakan momen terbaiknya ketika ia rutin di Pesantren untuk melihat anak-anak menghafal Al-Qur'an. Di momen itulah Disti merasakan momen terbaik dalam hidupnya.
"Ketika bisa membangun Sekolah Tahfidz dan melihat anak-anak sedang mengaji dan menghafal Al-Qur'an, rasanya senang sekali ketika bisa bermanfaat buat mereka," imbuhnya.
Ia juga mengatakan momen terbaik lainnya ketika ia bersama komunitas dari Perhimpunan Driver Online Medan Sekitar berkunjung ke Panti Asuhan.
Disti merasakan suatu ketenangan hati yang tidak ternilai ketika bisa melihat orang lain bahagia.
Sehingga sampai saat ini, Disti ingin sekali mempunyai banyak aktivitas yang bisa mengembangkan kegiatan sosial seperti hal-hal tersebut.
Itulah alasannya mengapa ia membangun dan bergabung ke komunitas atau organisasi masyarakat karena tujuannya agar bisa bermanfaat di berbagai tempat.
Terlepas dari momen terbaik, setiap orang pastinya juga pernah merasakan momen tersulit dalam hidupnya.
Begitu pula dengan Disti, ia juga pernah mengalami momen tersulit ketika membiayai pesantren baik untuk murid dan guru di momen awal Pandemi Covid-19.
"Kala itu saya sampai sempat untuk meminjam dana untuk membiayainya. Momen tersulit juga ketika saya sempat mengalami penurunan omzet di bisnis sehingga membuat finansialnya secara pribadi juga mengalami kesulitan untuk membantu," ungkapnya.
Sehingga untuk survive dan bangkit kembali, Disti yakin bahwa Allah akan memberikan jalan dan membantu kehidupannya yang juga untuk membantu orang lain.
"Saya yakin aja, selalu ada jalan untuk hal-hal yang sifatnya membantu. Sehingga saya saat ini sering memotivasi diri untuk mengembangkan aktivitas sosial yang dikembangkan saat ini, " tuturnya.
Baca juga: SOSOK Emmeril Khan, Putra Ridwan Kamil yang Hilang di Sungai Aare Swiss
Targetkan Bangun Kampung Zakat Untuk yang Kesulitan
Dalam kesibukannya mengembangkan aktivitas sosial di Sumatera Utara dan juga mengembangkan bisnisnya, Disti juga memiliki target kedepannya untuk membangun Kampung Zakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Disti-Nuaridho.jpg)