Breaking News:

OTT KPK

Novel Baswedan Sindir Pimpinan KPK soal Kasus Besar Bansos, Hanya Boleh Tangani Kasus Kecil?

Ia mengkritik, lantaran KPK sibuk melakukan OTT pada kepala daerah, tetapi kasus korupsi besar lainnya justru malah belum dituntaskan.

Editor: Salomo Tarigan
Kolase Kompas
Ketua KPK Firli Bahuri dan Mantan Penyidik KPK Novel Baswedan 

TRIBUN-MEDAN.com - Tim penindak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT).

kali ini OTT dilakukan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari ini, Kamis (2/6/2022).

Salah satu pihak yang diamankan yaitu mantan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti (HS). 

Atas hal tersebut, eks penyidik KPK, Novel Baswedan, mengapresiasi kinerja KPK namun juga memberi sindiran.

Ia mengkritik, lantaran KPK sibuk melakukan OTT pada kepala daerah, tetapi kasus korupsi besar lainnya justru malah belum dituntaskan.

Baca juga: UPDATE OTT KPK Mantan Bupati Yogyakarta Haryadi Punya Utang Rp 1,1 Miliar, Berikut Rincian Hartanya

Adapun, Novel Baswedan mencontohkan pada kasus korupsi bantuan sosial terkait Covid-19 di Indonesia.

Pernyataannya tersebut ia sampaikan melalui akun twitter pribadinya @nazaqistsha.

"KPK meng-OTT kepala daerah lagi ya? Bagus sih, tapi jangan lupa kasus besar yang belum dituntaskan,"

"Kasus Bansos misalnya, kok berhenti? Kerugian negaranya kenapa tidak ditarik?,"

"Apa ada perintah Pimpinan KPK untuk tidak tangani kasus besar? Hanya boleh tangani kasus kecil?," tulis Novel dalam akun twitternya, Kamis (2/6/2022).

Seperti diberitakan, kasus bansos melibatkan Menteri Sosial Juliari Batubara (Politikus PDIP) pada tahun 2020.

Penetapan tersangka Juliari saat itu merupakan tindak lanjut atas operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Jumat, 5 Desember 2020.

Seiring berjalannya kasus bansos, sejumlah penyidik yang menangani kasus ini 'dipecat' dengan alasan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK.

Pelaksanaan TWK itu dikritik, penuh kontroversi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved