Berita Sumut

Tangkap Pelaku Jambret, Polres Labuhanbatu Sita Senjata Api Revolver dan Dua Senjata Tajam

Dua Pelaku kasus pencurian dengan inisial S (26) dan Y (28) diringkus Satreskrim Polres Labuhanbatu karena telah menjambret

HO
Satreskrim Polres Labuhanbatu mendapati sepucuk senjata api jenis Revolver lengkap dengan amunisi dan 2 senjata tajam saat menangkap 2 pelaku penjambretan. 

TRIBUN-MEDAN.com, LABUHANBATU - Dua Pelaku kasus pencurian dengan inisial S (26) dan Y (28) diringkus Satreskrim Polres Labuhanbatu karena telah menjambret sebuah tas milik wanita di Adam Malik Sesa Janji, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (8/6/2022).

Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Rusdi Marjuki mengatakan pada saat melakukan penangkapan pada kedua pelaku, petugas terkejut setelah mendapati sebuah senjata jenis revolver dan 2 senjata tajam.

"Kami menemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis revolper lengkap dengan amunisinya dan 2 bilah pisau," ujarnya kepada Tribun Medan, Sabtu (11/6/2022).

Ketika ditanya asal senjata api tersebut, para pelaku mengaku mendapatnya dari seseorang yang berada di Provinsi Lampung.

Menurutnya, para pelaku merupakan jaringan kejahatan antar provinsi.

"Pelaku mengaku mendapat senjata api dan senjata tajam tersebut dari seseorang dari provinsi Lampung dan kami akan tetap melakukan pengembangan dan penyelidikan sumber senjata tersebut. Kami juga akan mendalami apakah para pelaku merupakan jaringan kejahatan antarprovinsi," terangnya.

Baca juga: Komedian Adul Sah Menikah, Mahar Pernikahan Jadi Sorotan, Status Cerai Dipertanyakan

Baca juga: SIMAK Spesifikasi dan Harga Terbaru Vivo Y33T, Dilengkapi Cooling System untuk Bermain Game

Diketahui, kedua tersangka merupakan residivis dimana pelaku Y merupakan residivis yang sudah dipenjara selama 4 kali.

Sementara tersangka S, sudah 2 kali menjalani masa tahanan dan merupakan teman dari tersangka Y yang berasal dari Provinsi Lampung dan baru menetap di Kabupaten Labuhanbatu selama 1 bulan.

Atas kepemilikan senjata api tersebut, para pelaku terancam akan dikenakan 2 passal, dimana pada passal pertama, keduanya dikenakan passal 365 ayat (2) ke 2 dari KUHPidana.dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

"Terhadap kepemilikan senjata api dan Sajam para pelaku akan kita lakukan penyidikan terpisah dan lanjutan,sehingga terhadap para pelaku kita jerat dengan 2 perbuatan pidana sekaligus," tandasnya.

(cr7/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved