Berita Dairi

DIDUGA Sering Rusak Tanaman Warga, Julinton Siburian Dianiaya hingga Tewas, Polisi Tengkap Pelaku

Satreskrim Polres Dairi menangkap 2 tersangka atas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan Julinton Siburian (22) meninggal dunia

HO
Polisi evakuasi korban pengeroyokan di Desa Pegagan Julu VI Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Satreskrim Polres Dairi menangkap 2 tersangka atas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan Julinton Siburian (22) meninggal dunia di Desa Pegagan Julu VI Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi, Senin (13/6/2022).

Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Rismanto J Purba mengatakan, kedua tersangka yakni CP dan RRB alias Rido.

"Kedua tersangka sudah kami amankan dan saat ini sudah di tahan di Mapolres Dairi," ujarnya.

Rismanto menyebutkan, kedua tersangka ditahan karena terlibat dalam penganiayaan sehingga menyebabkan orang lain meninggal dunia.

"Setelah dilakukan kegiatan mencari dan mengumpulkan bukti, maka di peroleh informasi dua warga atas nama inisal CP dan RRB diduga turut serta dalam peristiwa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain atau setidak tidaknya penganiayaan yang mengakibatkan kematian" terangnya.

Awalnya, kedua tersangka sudah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dan naik menjadi tersangka setelah melakukan gelar perkara.

"Melalui mekanisme gelar perkara terhadap keduanya ditingkatkan statusnya dari sebelumnya sebagai saksi kemudian menjadi tersangka," sebutnya.

Baca juga: NGAKUNYA Punya Remote Langit, Rara Pawang Hujan Disindir Gegara Gagal Usir Hujan di Konser Musik

Baca juga: DIJANJIKAN Pekerjaan, Junita Malau Peraih Emas SEA Games 2022 Kecewa Lagi, Kini Fokus Berkebun

Menurut keterangan para tersangka, pemicu awal melakukan penganiayaan itu disebabkan karena korban kerap meresahkan warga sekitar dengan tingkahnya.

"Tanpa alasan yang jelas korban berulang kali merusak tanaman warga dan juga pondok milik warga di perladangan," sebutnya.

Selain melakukan penahanan terhadap kedua tersangka, Sat Reskrim akan melanjutkan kegiatan penyidikan dalam rangka membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi, guna menemukan/mengungkap pelaku-pelaku lain yang turut terlibat melakukan kekerasan terhadap korban.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved