Penembakan Pendeta

Polisi Olah TKP Pascadugaan Penembakan Pendeta di Deliserdang

Pihak kepolisian melakukan olah TKP pascaberedarnya kabar pendeta ditembak OTK di Dusun III, Desa jaharun A, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang.

Polisi Olah TKP Pascadugaan Penembakan Pendeta di Deliserdang

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG- Pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascaberedarnya kabar adanya penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) terhadap oknum pendeta di Dusun III, Desa jaharun A, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang.

Dari informasi yang dihimpun, penembakan terjadi di kediaman seorang pendeta bernama Fernando Tambunan

Setelah ditembak OTK, pendeta tersebut dilarikan keluarganya ke rumah sakit terdekat.

Polisi sendiri masih menyelidiki kasus pendeta ditembak OTK ini.

Menurut keterangan yang diterima Tribun-medan.com di lapangan, kasus pendeta ditembak OTK ini bermula saat korban duduk di teras rumahnya yang ada di Komplek Victoryland.

Saat itu, waktu sudah memasuki pukul 21.00 WIB, pendeta baru saja selesai makan dan duduk main handphone sendirian.

Tak lama berselang, korban tiba-tiba saja memegang dadanya.

Pendeta kemudian menemui istrinya, sembari jalan tertatih.

Malam itu, bagian dada korban bercucuran darah.

Sontak, istri pendeta yang merupakan seorang guru PAUD panik.

"Ketika saya datang ke rumahnya, beliau sudah dibawa ke rumah sakit," kata Kepala Dusun III, Desa Jaharun A, Suparno, Selasa (28/6/2022) pagi.

Suparno mengatakan, bahwa korban sempat dibawa ke klinik.

Lantaran klinik tak mampu menangani, sang pendeta yang ditembak OTK kemudian dibawa ke RSUD Amri Tambunan untuk mendapat perawatan intensif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved