Breaking News:

Penembakan Pendeta

Terungkap Motif Penembakan Pendeta di Deliserdang, Ada Unsur Dendam Karena Uang Rp 50 Ribu

Terungkap motif penembakan pendeta Fernando Tambunan. Pelaku merupakan petugas jaga malam yang menyimpan rasa dendam dengan korban.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Tommy Simatupang
TRIBUN MEDAN / INDRA GUNAWAN
Terungkap motif penembakan pendeta Fernando Tambunan. Pelaku merupakan petugas jaga malam yang menyimpan rasa dendam dengan korban. 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Pelaku penembakan pendeta GSJA di Deliserdang telah ditangkap. Polresta Deliserdang berhasil mengungkap kasus penembakan di Kompleks Victoryland Desa Jaharun A Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang.

Penangkapan pelaku setelah empat hari dari peristiwa penembakan pendeta Fernando Tambunan.  

Kapolresta Deliserdang Kombes Irsan Sinuhaji menyebutkan pelaku berinisial ZS warga Desa Jaharun Kecamatan Galang, Deliserdang.

Di hadapan awak media, Kombes Irsan menunjukkan barang bukti senapan angin jenis gejluk bermerek Aerogun. 

Kombes Irsan Sinuhaji menyebutkan bila motif penembakan pendeta Fernando Tambunan, karena ada unsur sakit hati.

Disebut pelaku ZS dendam karena korban menolak memberikan uang kutipan Rp 50 ribu untuk jaga malam dan kebersihan kompleks.

Disebut korban sempat mengatakan tidak ada tanggungjawab pelaku untuk menjaga perumahan.

"Sehingga pelaku teringat terus atas penolakan dan perkataan korban. Ia merasa geram dan emosi sehingga mau membuat pelajaran terhadap korban,"kata Irsan.

Disebut momen penembakan tidak terlepas karena pelaku sempat ada bertengkar dengan istrinya di rumah.

Pada 27 Juni itu, karena emosi, ia pun menjadi teringat atas penolakan kutipan uang jaga mam dan kebersihan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved