Idul Adha 1443 Hijriyah
Adab Nabi Muhammad Ketika Menyembelih Hewan Kurban Idul Adha, Tidak Sembarang Potong Leher
ditetapkan tata cara dan adab yang diajarkan Rasulullah. Artinya tidak boleh asal sembarang memotong
TRIBUN-MEDAN.com - Hari Raya Idul Adha 2022 jatuh pada 10 Juli, bulan Dzulhijjah. Umat Islam akan menggelar ibadah kurban lembu atau pun kambing.
Dalam proses penyembelihan, umat Islam telah ditetapkan tata cara dan adab yang diajarkan Rasulullah. Artinya tidak boleh asal sembarang memotong leher hewan kurban.
Aturan ini hukum kurban sunnah muakkad, yang diatur sedemikian rinci, mulai dari niat dan doa, tata cara memotong, mempersiapkan pisau, cara menguliti hewan kurban, hingga timbangan dan pembagian.
Baca juga: Hukum Menjual Daging dan Kulit Hewan Kurban, Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Di momen ini, tersirat kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan esensi edukasi tentang ketaqwaan, keikhlasan dengan berkurban susuatu yang terbaik.
Menurut Syekh Wahbah Az-Zuhaily bahwa waktu paling baik menyembelih hewan pada hari pertama setelah shalat Idul Adha, hingga sebelum tergelincir matahari. Dan diharamkan menyembelih hewan kurban sebelum shalat dua rakaat Idul Adha.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَ نْعَا مِ ۗ فَاِ لٰهُكُمْ اِلٰـهٌ وَّا حِدٌ فَلَهٗۤ اَسْلِمُوْا ۗ وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِيْنَ
wa likulli ummating ja'alnaa mangsakal liyazkurusmallohi 'alaa maa rozaqohum mim bahiimatil-an'aam, fa ilaahukum ilaahuw waahidung fa lahuuu aslimuu, wa basysyiril-mukhbitiin
"Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 34)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
لَنْ يَّنَا لَ اللّٰهَ لُحُـوْمُهَا وَلَا دِمَآ ؤُهَا وَلٰـكِنْ يَّنَا لُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْ ۗ كَذٰلِكَ سَخَّرَهَا لَـكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمْ ۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِيْنَ
lay yanaalalloha luhuumuhaa wa laa dimaaa-uhaa wa laakiy yanaaluhut-taqwaa mingkum, kazaalika sakhkhorohaa lakum litukabbirulloha 'alaa maa hadaakum, wa basysyiril-muhsiniin.
Baca juga: DIDAKWA Korupsikan Uang Makan WBS, Eks Kepala UPT Kusta Sicanang Diadili
Baca juga: Ini Dia Aksi Pria Petentengan yang Ledakkan Senjata Saat Pelantikan Kepala Desa Cinta Damai
"Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu. Demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Hajj 22: Ayat 37)
Berikut beberapa adab yang perlu diperhatikan saat menyembelih hewan kurban: