Berita Nasional

Dipaksa Buat Tak Senonoh Terhadap Kucing, Bocah SD Meninggal, Depresi Usai Video Tersebar di Medsos

Polisi kini masih melakukan pendalaman terkait kasus bocah berusia 11 tahun yang dipaksa berbuat tak senonoh terhadap seekor kucing.

freepik
Foto ilustrasi bullying. Seorang bocah berusia 11 tahun meninggal dunia usai dirinya dipaksa berbuat tak senonoh terhadap kucing dan videonya viral di medsos. 

TRIBUN-MEDAN.com - Polisi kini masih melakukan pendalaman terkait kasus bocah berusia 11 tahun yang dipaksa berbuat tak senonoh terhadap seekor kucing.

Hingga kini polisi belum menetapkan tersangka terkait kasus tersebut.

Diketahui bocah yang masih duduk di bangku SD, Kabupaten Taksimalaya, Jawa Barat itu akhirnya meninggal lantaran depresi.

Baca juga: Dendam Akibat Kerap Jadi Korban Bully, Nelayan Ini Beri Temannya 17 Tusukkan Hingga Tewas

"Belum (identitas terduga pelaku) karena peristiwanya aja mau diperjelas dulu," ujar Ibrahim saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (21/7/2022).

Menurut Ibrahim, setelah peristiwanya jelas,  pihaknya akan melihat ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus itu.

Selanjutnya akan dilakukan penelusuran untuk menentukan siapa pihak yang bertanggung jawab terkait tindak pidana tersebut.

"Kemudian, dari tindak pidana itu nanti kita cek siapa yang bertanggung jawab atas tindak pidananya."

"Tahapan-tahapannya harus dilalui," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang anak berusia 11 tahun di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, meninggal karena depresi.

Penyebabnya, korban mengalami depresi sehingga tak mau makan karena rekaman video korban dipaksa teman-temannya berbuat tak senonoh dengan kucing menyebar di medsos.

Akibat kejadian itu, korban malu dan tertekan hingga depresi.

Belakangan korban pun tak mau makan hingga kondisinya drop dan akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Namun nyawa korban tak tertolong.

Baca juga: KISAH Perjuangan Paris Pernandes, Berasal dari Keluarga Broken Home hingga Pernah Jadi Korban Bully

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengatakan, aksi pemaksaan terhadap korban berbuat tak senonoh dengan kucing juga diduga dalam konteks membuli korban.

"Korban tak bisa berbuat banyak."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved