Kontroversi Tewasnya Brigadir Yosua

Polisi Periksa Vera Kekasih Brigadir J 3 Kali, Irjen Ferdy Sambo, Istrinya dan Bharada E Menghilang

Polisi melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kekasih Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yakni Vera Simanjunta

Editor: Salomo Tarigan
TribunJambi.com/Aryo
Vera Simanjuntak, kekasih Brigadir Yosua Hutabarat, yang didampingi penasihat hukumnya, ditemui usai pemeriksaan di Mapolda Jambi, Minggu (24/7/2022) 

Selain tim penyidik dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya, di sekitar lokasi prarekonstruksi juga terlihat tim kuasa hukum dari keluarga Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Namun mereka dilarang masuk untuk melihat kegiatan prarekonstruksi di rumah Irjen Ferdy Sambo itu.

Kolase Foto Pra-rekonstruksi lanjutan (kedua) digelar di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2022). Sebelumnya pra-rekonstruksi pertama digelar di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ) pada Jumat (22/7/2022) malam. Dalam pra-rekonstruksi ini, tak menghadirkan Irjen Ferdy Sambo, istri, dan ajudannya, Bharada E. (Tribun Jakarta)
Kolase Foto Pra-rekonstruksi lanjutan (kedua) digelar di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (23/7/2022). Sebelumnya pra-rekonstruksi pertama digelar di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya (BPMJ) pada Jumat (22/7/2022) malam. Dalam pra-rekonstruksi ini, tak menghadirkan Irjen Ferdy Sambo, istri, dan ajudannya, Bharada E. (Tribun Jakarta) (Kolase Foto Tribun Jakarta/Tribun Medan)

Ttim kuasa hukum Brigadir Yosua yang ditolak masuk adalah Johnson Pandjaitan.

Ia tidak diperbolehkan melihat proses rekonstruksi yang tengah dijalankan oleh Polda Metro Jaya.

"Dari awal saya meminta masuk dia bilang nggak bisa ini area penyidik area rekonstruksi dan ini konteksnya adalah yang melakukan Polda Metro," kata Johnson di luar rumah Irjen Ferdy Sambo.

Johnson menuturkan, larangan kuasa hukum untuk masuk melihat proses rekonstruksi lantaran kasus ini ditangani Polda Metro Jaya.

Sebaliknya, proses rekonstruksi ini bukan laporan polisi yang didaftarkannya di Bareskrim Polri.

"Kita nggak bisa ikut masuk ke dalam dan tadi karena mereka mau melakukan kegiatan pada saat saya duduk. Makanya saya keluar pamit. Nah ini penting ya karena kan kalau begitu caranya ini masih anglenya tembak menembak," jelasnya.

Karena itu, Johnson mempersoalkan perihal kapan prarekonstruksi terkait laporan yang didaftarkan keluarga Brigadir J.

Padahal, tempat kejadi perkara (TKP) kasus tersebut sama-sama di Rumah Irjen Ferdy Sambo.

 "Pertanyaannya adalah permohonan kami kapan dong? Prarekonstruksi? Karena itu kan penting."

"Sementara prarekonstruksi udah duluan. Tentu ini akan nyambung kan. Jadi kayaknya bisa adu rekonstruksi dan adu angle kalau bahasa kalian kan. Jadi ini yang mana? yang sudah dimainkan sekarang kan tembak menembak," jelasnya.

Baca juga: Terkuak Masa Lalu Bonge sebelum Viral Citayam Fashion Week, Tidak Dihargai di Lingkungan

Dia meminta transparansi yang diungkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kasus ini tidak hanya sekadar jargon. Kasus ini merupakan pertaruhan citra Kepolisian RI.

"Harapannya semua yang bener aja, yang bener bener dan jujur ajalah. Serta fairness. Itu kan yang penting. Padahal selalu di omong-omongkan kan keterbukaan ini ini ini kan bukan jargon," tegasnya.

"Taruhannya bukan lagi kepolisian ini penegakkan hukum dan negara ini. Presiden kan udah ngomong," ujarnya.

(*/Tribun-Medan.com) 

Artikel ini telah tayang TribunnewsMaker.com /Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti

Polisi Periksa Kekasih Brigadir J sampai 3 Kali, Irjen Ferdy Sambo,Istrinya dan Bharada E Menghilang

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved