News Video

TERUNGKAP Peran 2 Jenderal di Divpropam yang Dimutasi Buntut Kasus Tewasnya Brigadir J

Kamaruddin Simanjuntak selaku Kuasa Hukum keluarga Brigadir J mengugkap peran dua jenderal dari tiga yang dimutasi.

Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.COM - Tiga Jenderal dari Divpropam Polri telah dimutasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi perwira tinggi di Yanma Mabes Polri.

Ketiga Jenderal ini adalah Irjen Fedy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan dan Brigjen Benny Ali.

Kamaruddin Simanjuntak selaku Kuasa Hukum keluarga Brigadir J mengugkap peran dua jenderal dari tiga yang dimutasi.

Dalam kasus tewasnya Brigadir J , dua di antaranya berperan untuk meminta adik Brigadir J menandatangani surat.

Kamaruddin mengungkap, Benny Ali disebut memanggil adik Brigadir J , Bripda LL untuk datang ke RS Polri Kramat Jati saat Proses autopsi pertama.

Sesampainya di sana, Bripda LL diminta untuk menandatangani sebuah kertas yang tak jelas isinya.

Bripda LL baru mengetahu isi dari kertas tersebut terkait pemeriksaan tewasnya Brigadir J .

"Dia (Bripda LL) hanya adik nya, dipanggil Karo Provos, disuruh pergi ke Rumah Sakit Polri, disuruh menandatangani satu kertas tanpa melihat abangnya yang sudah meninggal."

Saat itu Bripda LL mau tak mau menandatangani surat tersebut lantaran yang menyuruh adalah jenderal bintang satu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved