Puasa Sunah
Macam-macam Puasa Sunnah yang Dianjurkan, Berikut Niat dan Doanya
Puasa sunah juga dilakukan pada waktu-waktu tertentu, tidak setiap saat bisa dilakukan.
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Ayu Prasandi
2. Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa yang dilakukan setiap pertengahan bulan Muslim, kecuali Tasyrik dan Ramadhan.
Puasa ini berlangsung tiga hari berturut-turut, yaitu tanggal 13, 14, dan 15 bulan Islam. Dari ayahnya kata Ibnu Milhan Al Qabisiy.
Niat Puasa Ayyamul Bidh
NAWAITU SHOUMA GHADIN AYYAMAL BIDHI SUNNATAN LILLAHI TA’ALA
Artinya: Saya niat berpuasa besok pada (ayyamul bidh) hari-hari putih sunah karena Allah Ta'ala.
Berbeda dengan puasa sunnah atau puasa lainnya di bulan Ramadhan, dimana niatnya harus dibaca sebelum fajar, puasa Ayyamul Bidh dapat dilakukan setelah fajar dan niatnya adalah sebagai berikut:
NAWAITU SAUMA AYYAMI BIDH SUNNATAN LILLAHI TA’ALA
Artinya: Saya berniat puasa pada hari-hari putih, sunnah karena Allah ta'ala.
3. Puasa Daud
Puasa sunnah Nabi Dawud adalah puasa berselang, yaitu puasa satu hari dan tidak puasa hari berikutnya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Puasa yang paling disukai oleh Allah adalah puasa Nabi Daud. Shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur separuh malam, dan bangun pada sepertiganya, dan tidur pada seperenamnya. Beliau biasa berbuka sehari dan berpuasa sehari.” (HR. Bukhari no. 3420 dan Muslim no. 1159)
Niat puasa Daud
NAWAITU SHAUMA DAAWUDA SUNNATAL LILLAHI TA’ALA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-puasa-fofhwo-re.jpg)