Breaking News:

Dairi Memilih

Bawaslu Dairi Ajak Warga Partisipatif Laporkan Setiap Temuan: Datang Bawa Berkas Bukti

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dairi melakukan sosialiasi terkait pelaksanaan pengawasan tahapan Pemilu 2024.

Tribun Medan/Alvi Syahrin Najib Suwitra
Bawaslu Dairi lakukan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif kepada lintas pemuda dan mahasiswa di Kafe Ofal Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Kamis (25/8/2022). 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dairi melakukan sosialiasi terkait pelaksanaan pengawasan tahapan Pemilu 2024.

Dalam pengawasan tersebut, Bawaslu Dairi melibatkan kelompok masyarakat dan mahasiswa untuk melaksanakan pengawasan tersebut.

"Ini bentuk kegiatan partisipatif yang melibatkan kelompok-kelompok masyarakat maupun lintas organisasi dan mahasiswa," ujar Ketua Bawaslu Dairi, Jadi Surirang Berutu, Kamis (25/8/2022).

Baca juga: Tahapan Pemilu 2024, KPU Siantar Tuntaskan Verifikasi Administrasi 12.992 Keanggotaan 24 Parpol

Dikatakannya, tujuan dari kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bentuk-bentuk pelanggaran yang terjadi dalam pemilu.

"Dengan melibatkan teman-teman dari pemuda dan lintas organisasi, bisa mensosialisasikan di tingkat masyarakat dan di tingkat-tingkat yang mereka naungi," terangnya .

Sejauh ini, pihaknya belum menemukan adanya kendala ataupun masalah yang ada di Kabupaten Dairi.

Meskipun demikian, saat ini Bawaslu Dairi sudah membuka ruang bagi masyarakat yang ingin melaporkan atau mengadukan terkait temuan-temuan di lapangan.

"Saat ini bagi masyarakat yang ingin melaporkan adanya pengaduan dari masyarakat, dengan cara datang langsung ke Bawaslu yang ada di Sidikalang. Nah, dalam pelaporan itu mereka harus membawa berkas bukti dan selanjutnya akan kami tindak lanjuti," jelaasnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Dairi, Maimanah Angkat mengatakan, saat ini Bawaslu bertugas mengawasi verifikasi yang sedang dijalani oleh KPU.

Adapun pengawasan yang dilakukan adalah tentang verifikasi yang sesuai dengan SOP dan juga pengaduan masyarakat yang merasa namanya dicatut masuk ke dalam Sipol.

Baca juga: Antisipasi Nama Warga Dicatut Parpol, Bawaslu Karo Minta Masyarakat Proaktif Cek Keanggotaan Partai

"Kita juga menerima pengaduan dari masyarakat barang kali ada NIK-nya tercantum di Sipol, tapi masyarakat itu tidak merasa mendaftarkan diri atau dalam tanda kutip namanya dicatut," sebutnya.

Dikatakannya, setelah mendapat pengaduan dari masyarakat, maka mereka akan langsung melakukan rapat tahapan yang sudah ditentukan oleh Bawaslu.

"Nah kami nanti akan melakukan pleno untuk menentukan statusnya, apakah itu pakah pelanggaran administrasi, pelanggaran pemilu, pelanggaran kode etik, nah dalam pleno itulah diputuskan," tutupnya.

(cr7/tribun-medan.com)  

 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved